INSIDENNEWS.com, PINRANG– Tim Gegana (Gempur Pengganggu Tanaman) dari Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Pinrang, bersama kelompok tani, melakukan pemantauan hama tanaman kelapa di Kecamatan Duampanua, Selasa (10/9). Langkah ini dilakukan sesuai arahan Kepala UPT Proteksi Tanaman Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPH-BUN) Provinsi Sulawesi Selatan.
Kepala UPT Proteksi, Ahmad Sukri, menjelaskan bahwa kondisi musim kemarau yang berkepanjangan membuat tanaman lebih rentan terhadap serangan hama, termasuk kelapa. Oleh karena itu, petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) perlu meningkatkan intensitas pemantauan dan pengamatan untuk mencegah penyebaran hama ke area perkebunan lain.
“Musim kemarau yang berkepanjangan biasanya membuat tanaman lebih mudah terserang hama. Karena itu, para petugas OPT perlu mengintensifkan pemantauan dan pengamatan, serta melakukan tindakan agar penyebaran hama tidak meluas ke areal perkebunan lainnya,” ujar Ahmad Sukri.
Ahmad juga menyampaikan harapannya agar dari hasil pemantauan yang dilaporkan, dapat diambil langkah-langkah pengendalian OPT yang tepat untuk mengatasi masalah ini di Kabupaten Pinrang.
Arahan tersebut sejalan dengan instruksi dari Kepala Disnakbun, drh. Hj. Elvi Martina, yang selalu menekankan pentingnya para petugas melaksanakan tugas dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
“Saya harapkan para petugas Disnakbun melayani petani di lapangan dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Carikan solusinya agar petani bersemangat menekuni pekerjaannya,” tutur Elvi.
Sementara itu, Hairudin, salah satu petani di Kecamatan Duampanua, menyambut baik kedatangan Tim Gegana. Ia menyatakan bahwa kehadiran petugas OPT yang tergabung dalam Tim Gegana sangat membantu dan memotivasi petani di daerahnya.
“Kehadiran petugas OPT yang tergabung dalam Tim Gegana sangat bermanfaat bagi kami. Kami diberikan petunjuk langsung di lapangan tentang pengendalian hama, sehingga kami termotivasi untuk lebih baik dalam memelihara kebun, khususnya kelapa yang memiliki permintaan tinggi,” tutup Hairudin.
Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan penyebaran hama tanaman kelapa dapat dicegah dan produktivitas perkebunan di Kecamatan Duampanua tetap terjaga.(*)