Disnakbun Pinrang Dorong Petani Kendalikan Hama Tanaman dengan Perangkap Ramah Lingkungan

INSIDENNEWS.com, PINRANG– Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Pinrang terus berupaya membantu petani meningkatkan produksi melalui pengendalian hama tanaman yang efektif. Salah satunya dengan memfasilitasi bantuan perangkat pengendalian hama kelapa ramah lingkungan berupa perangkap Oryctes rhinoceros (Kumbang Tanduk) kepada lima kelompok tani di Kecamatan Duampanua dan Cempa, Kamis (21/11/2024).

Bantuan tersebut berasal dari Direktorat Jenderal Perlindungan Tanaman Perkebunan, yang diwakili oleh Koordinator Tim, Ir. Candra, MP. Dalam arahannya, Candra menjelaskan bahwa perangkap hama ini merupakan inovasi terbaru yang telah teruji di berbagai lokasi. Jika digunakan sesuai petunjuk teknis, alat ini diyakini dapat memberikan hasil maksimal dalam pengendalian hama kelapa.

“Jika perangkat ini digunakan dengan benar, hasilnya akan memuaskan. Insya Allah, ke depan kami akan menambah bantuan alat ini, karena baru kali ini kami melakukan uji coba di Pinrang,” ungkap Candra.

Candra juga menekankan bahwa perangkat ini dirancang agar mudah diaplikasikan oleh petani, bahkan di area kebun yang sulit dijangkau.

Sejalan dengan itu, Kepala Disnakbun Pinrang, Hj. Elvi Martina, turut mengimbau kepada petugas lapangan agar menyampaikan kepada petani pentingnya memanfaatkan bantuan sesuai dengan petunjuk teknis. Hal ini bertujuan agar bantuan tersebut tidak sia-sia dan dapat memberikan manfaat yang optimal.

“Saya harapkan kepada petugas agar menyampaikan ke petani untuk memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya sesuai petunjuk teknis agar tidak salah sasaran,” ujar Hj. Elvi.

Hidayat, SP., MP., yang mewakili Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, menambahkan bahwa perangkat ini memiliki keunggulan jangkauan yang lebih luas dibandingkan metode sebelumnya. Satu perangkat dapat mencakup area hingga 2–3 hektar kebun, sehingga lebih efisien dalam pengendalian hama.

“Alat ini merupakan inovasi baru karena penggunaannya sederhana dan bahan-bahannya mudah diperoleh. Ini solusi praktis bagi petani dalam mengatasi masalah hama,” jelas Hidayat.

Koordinator Petugas Disnakbun Pinrang, Sunardi, S.P., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas hadirnya perangkat ini. Menurutnya, serangan hama, terutama kumbang tanduk, belakangan ini telah menyebabkan penurunan produksi kelapa di Pinrang. Dengan alat ini, petani tidak perlu lagi kesulitan menjangkau hama yang menyerang pohon kelapa yang tinggi.

“Selama ini, petani kesulitan mengendalikan hama karena pohonnya tinggi. Dengan alat ini, hama sendiri yang datang dan masuk ke perangkap,” ungkap Sunardi.

Bantuan perangkat ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen kelapa di wilayah Pinrang sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi serangan hama yang selama ini menjadi kendala utama para petani.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *