Cegah Risiko Kebakaran, Lapas Parepare Latih Petugas dan WBP Tangani Keadaan Darurat

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran dengan menggelar Pelatihan Mitigasi Bencana Kebakaran bagi petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (2/9/2026).

Pelatihan tersebut menghadirkan tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare sebagai narasumber sekaligus instruktur. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung penanganan awal apabila terjadi kebakaran di lingkungan Lapas.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petugas serta WBP dalam melakukan pencegahan dan penanganan keadaan darurat, khususnya potensi kebakaran.

WBP yang dilibatkan dalam pelatihan merupakan warga binaan yang memiliki peran strategis dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan Lapas, yakni koki dapur, petugas kantin, dan kepala kamar.

Pelibatan mereka diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan pada sejumlah titik yang memiliki potensi risiko kebakaran. Selain itu, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada warga binaan lainnya.

Dalam pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai potensi dan penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, serta tindakan awal yang perlu dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat.

Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare yang dipimpin Safruddin juga memberikan simulasi dan praktik langsung penanganan awal kebakaran. Peserta diarahkan memahami langkah yang tepat, pentingnya koordinasi, serta cara meminimalkan risiko saat terjadi kebakaran.

Safruddin selaku perwakilan tim Damkar Parepare menekankan pentingnya pencegahan sebagai langkah utama dalam meminimalkan risiko kebakaran. Menurutnya, pemahaman mengenai sumber potensi kebakaran dan tindakan awal perlu dimiliki setiap peserta.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Parepare mengapresiasi dukungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare dalam pelaksanaan pelatihan tersebut.

“Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan seluruh petugas maupun warga binaan. Kami sengaja melibatkan WBP yang memiliki peran sebagai koki, petugas kantin, dan kepala kamar agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari dan diteruskan kepada warga binaan lainnya,” ujar Kalapas.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Parepare berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi keadaan darurat serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan tanggap terhadap berbagai risiko bencana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *