INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Pemerintah Kota Parepare bergerak cepat mengantisipasi dampak kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah kota dalam beberapa hari terakhir.
Melalui Dinas Kesehatan, pemerintah turun langsung mengedukasi masyarakat sekaligus membagikan masker sebagai langkah pencegahan gangguan kesehatan akibat paparan partikel halus di udara.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kota Parepare, puskesmas, RSUD Andi Makkasau, dan RS Hasri Ainun Habibie. Pembagian masker dilakukan di kawasan Alun-alun Lapangan Andi Makkasau, sekitar Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun, Sabtu (10/10/2026).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Muhammad Idris, mengatakan pembagian masker tidak hanya bertujuan melindungi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga terhadap potensi bahaya kabut asap bagi kesehatan.
“Jadi, ini adalah salah satu upaya kita untuk mengedukasi masyarakat. Kita memberikan masker supaya masyarakat tahu bahwa sekarang ini ada ancaman kabut asap. Kita tahu bahwa kabut asap ini banyak sekali mengandung partikel-partikel yang bisa mengganggu kesehatan kita,” ujar Idris.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap ancaman kabut asap masih perlu ditingkatkan. Pasalnya, keberadaan partikel asap tidak selalu dapat dikenali secara langsung, terutama ketika berada di sekitar sumber paparan atau dalam kondisi tertentu.
“Yang menjadi persoalan sekarang, banyak masyarakat yang belum menyadari karena sifat daripada asap itu, kalau dekat tidak kelihatan. Nanti dapat dipantau pada jarak tertentu. Sehingga kita perlu turun langsung untuk mengedukasi dengan segera membagikan masker sebagai bentuk antisipasi,” katanya.
Selain membagikan masker, Dinas Kesehatan Kota Parepare juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kualitas udara, terutama ketika beraktivitas di luar rumah.
Idris menjelaskan, penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan partikel halus yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan.
Untuk kondisi udara berasap, masyarakat dianjurkan menggunakan masker jenis KN95 atau N95 yang dipakai dengan benar. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki keperluan mendesak, khususnya ketika kondisi udara memburuk.
Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat asma maupun penyakit pernapasan lainnya.
Kelompok tersebut perlu lebih berhati-hati karena paparan polusi udara dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan pernapasan.
Langkah cepat Pemerintah Kota Parepare mendapat apresiasi dari masyarakat. Darmawati, warga Kelurahan Lapadde, mengaku bersyukur atas kepedulian pemerintah yang turun langsung membagikan masker kepada warga.
“Kami bersyukur dan berterima kasih pemerintah kota lewat Dinas Kesehatan turun membagikan masker kepada warga. Tentu itu bentuk perhatian pemerintah kota dalam melindungi warganya dari hal-hal yang buruk, terutama terkait kesehatan,” ungkapnya. (*)