INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Kota Parepare resmi dilantik pada Kamis (15/10/2026), untuk memperkuat peran pustakawan serta meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Panrita, Kota Parepare, dan dipimpin oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Jufri, yang juga merupakan Dewan Pembina IPI Sulsel. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kepala dinas dari kabupaten/kota serta rombongan Gempur Pustaka se-Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Muhammad Jufri menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam mengembangkan organisasi profesi pustakawan di daerah.
Menurutnya, IPI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi. Karena itu, pengurus baru diharapkan mampu menghadirkan inovasi layanan perpustakaan dan pengelolaan pengetahuan yang aktif, produktif, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ia juga berharap keberadaan IPI di Kota Parepare dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan era digital dan transformasi teknologi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Parepare, Iskandar Nusu, mengatakan pustakawan bukan sekadar pengelola buku dan koleksi perpustakaan, melainkan memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya saing.
Ia menambahkan, pustakawan berperan menjaga kelestarian pengetahuan, menyebarkan informasi yang benar dan bermanfaat, serta membangun kolaborasi untuk menghadirkan inovasi dalam pelayanan perpustakaan.
Pelantikan PD IPI Kota Parepare tersebut dirangkaikan dengan pelepasan rombongan Gempur Pustaka dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan se-Sulawesi Selatan menuju Kabupaten Wajo.
Melalui pelantikan ini, diharapkan PD IPI Parepare dapat memperkuat kolaborasi antar-pustakawan dan mendorong pengembangan layanan perpustakaan guna menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat. (*)