INSIDENNEWS.com, PAREPARE– iLeague mendorong mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) untuk menjajaki peluang karier di industri sepak bola yang tidak hanya terbatas pada pemain dan pelatih. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan iLeague Goes to Campus yang digelar di Auditorium Umpar, Kamis (22/10/2026).
Manager Club and Community Development iLeague, Hanif Marjuni, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program yang dilaksanakan di 18 kampus di Indonesia untuk memperkenalkan industri sepak bola kepada mahasiswa.“Di sepak bola, industri ini sudah bisa dikatakan memiliki skala yang cukup global,” ujar Hanif.
Ia menjelaskan, industri sepak bola membutuhkan berbagai tenaga profesional dari beragam latar belakang pendidikan, mulai dari media officer, medical officer, analis data, penyiaran hingga pengelolaan klub.
Menurut Hanif, berdasarkan riset BRI Research Institute yang disampaikannya, perputaran uang dalam industri sepak bola mencapai Rp10,4 triliun. Besarnya nilai tersebut menunjukkan adanya peluang kerja yang dapat dijajaki mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.
Hanif mengungkapkan, mahasiswa dari sejumlah program studi, seperti matematika, pertanian, ekonomi dan teknik sipil, turut menanyakan kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk berkarier di industri sepak bola.
“ Mereka ingin hadir di dunia sepak bola, tetapi belum mengetahui bagaimana caranya. Melalui kegiatan ini, kami memberikan informasi bahwa banyak profesi di sepak bola yang bisa menjadi pilihan setelah mereka lulus,” jelasnya.
Ia menambahkan, iLeague juga memperkenalkan berbagai aspek pendukung industri sepak bola, mulai dari penyiaran hingga tenaga ahli yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan. Peluang pengalaman melalui program magang dan keterlibatan sebagai sukarelawan juga dapat terbuka sesuai kebutuhan dan kesempatan yang tersedia.
Hanif berharap, kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan mahasiswa agar melihat sektor olahraga, khususnya sepak bola, sebagai salah satu pilihan karier setelah lulus kuliah.
Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana Umpar, Nasrul, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut di lingkungan kampusnya. Ia menilai, industri sepak bola telah membuka peluang kerja yang luas bagi lulusan dari berbagai disiplin ilmu.
Nasrul berharap, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terlibat dalam pengelolaan sepak bola profesional pada masa mendatang.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada iLeague karena telah memilih Umpar sebagai salah satu kampus pelaksanaan program tersebut. (*)