INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus ditunjukkan oleh relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lapadde 2, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Bersama masyarakat setempat, para relawan menggelar aksi gotong royong membersihkan saluran drainase yang tersumbat sampah dan endapan lumpur, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua pekan sekali, bertepatan dengan penerimaan insentif relawan. Aksi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus komitmen relawan dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan bersama warga bahu-membahu membersihkan saluran air yang mengalami penyumbatan akibat penumpukan sampah dan sedimentasi. Inisiatif ini dilakukan sebagai bentuk respons nyata terhadap kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian, tanpa harus menunggu adanya keluhan maupun laporan dari masyarakat.
Kegiatan itu turut didampingi Ketua RT 3 RW 1, Muhammad Ali. Tidak hanya mengoordinasikan warga, Muhammad Ali juga terjun langsung menggunakan sekop untuk mengangkat endapan lumpur yang telah menebal di dasar saluran drainase.
Ia mengapresiasi kepedulian para relawan yang secara aktif mengambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya selalu meyakinkan warga bahwa SPPG akan berupaya melakukan pembenahan apabila ditemukan hal-hal yang kurang sesuai. Seperti sekarang, begitu diketahui ada sesuatu yang mengganggu lingkungan, relawan langsung mengambil inisiatif untuk melakukan kerja bakti,” ungkapnya.
Dari hasil pembersihan, para relawan dan warga menemukan cukup banyak sampah plastik serta botol air kemasan yang mengendap di dalam saluran. Sampah tersebut diduga menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air.
“Cukup banyak sampah plastik dan botol kemasan yang kami temukan. Namun, semuanya sudah berhasil kami angkat bersama-sama,” ujar Rizki, salah seorang relawan yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Yayasan Decimal Filantropi Indonesia, Nurmala Arfah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan gambaran nyata kehadiran SPPG di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan SPPG tidak semata-mata berfokus pada pelayanan pemenuhan gizi, tetapi juga harus mampu membangun hubungan sosial yang baik serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
“SPPG telah menjadi bagian dari masyarakat, bukan sekadar hadir dan melayani, namun juga peduli, berbagi peran, dan menjaga lingkungan bersama warga,” pungkas Nurmala.
Melalui kegiatan gotong royong ini, relawan SPPG Lapadde 2 berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, aksi tersebut juga menjadi upaya mempererat hubungan antara relawan dan warga.(*)