INSIDENNEWS.com, Parepare — Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mendampingi Wakil Presiden RI Kyai Ma’ruf Amin pada Ground Breaking Masjid Hj Andi Nurhadi dan AAS International Hospital, di Jalan Haji Kalla, Panaikang, Makassar, kemarin.
Taufan Pawe mengatakan, pembangunan ini merupakan sebuah bentuk kemajuan peradaban dari pemikir-pemikir putra Sulsel, secara khusus bagi yang menginisiasi nya (Amran Sulaiman).
“Kami sampaikan selamat, dan semoga bermanfaat bagi masyarakat,” tulis Taufan Pawe diakun media sosial pribadinya, Selasa (10/10/2023).
Dalam sambutannya, Wapres Kyai Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, masjid dan rumah sakit yang akan dibangun tersebut bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
Kyai Ma’ruf berharap agar masjid yang akan dibangun diatas lahan seluas 34 hektar ini, tidak hanya menjadi tempat ibadah saja, namun juga dapat menjadi tempat berbagai kegiatan dan dapat menjadi salah satu tempat peradaban Islam terbesar di Indonesia.
“Saya melihat masjid lah pusat mengembangkan kegiatan-kegiatan itu. Itu saya sekali lagi memberikan apresiasi Karena masjid yang dibangun ini bukan hanya disediakan untuk ibadah tapi dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara, Andi Amran menyampaikan alasannya membangun masjid dan rumah sakit tersebut. Ia menuturkan, keinginannya untuk membangun masjid dilatar belakangi kisah perjalanan hidupnya saat merantau ke Jakarta 20 tahun silam dimana dirinya memilih menginap di dua masjid di Jakarta akibat tidak memiliki dana yang cukup untuk tidur di penginapan
“Ada yang melatarbelakangi sehingga kami membangun masjid. Kami merantau ke Jakarta 20 tahun yang lalu kami membawa uang Rp 500 ribu rupiah, pinjam. Kami mencari hotel, uang kami tidak cukup, kami mencari kos-kosan uang kami tidak cukup,” ujarnya.
“Akhirnya kami mengambil alternatif nginap di mess, mesjid Istiqlal. Saya berdua dengan teman saya Pak Lubis. Kurang lebih kami pindah ke masjid Bintaro, ada dua masjid yang kami tempati masjid Istiqlal dan masjid Bintaro kami tidur,” jelasnya.
Untuk pembangunan rumah sakit, Andi Amran juga menceritakan latar belakang dirinya untuk membangun AAS International Hospital. “Membangun rumah sakit juga karena dilatar belakangi karena ibu kami waktu itu sakit, jatuh sakit. Di Bakunge (Kabupaten Bone) itu tidak ada rumah sakit, akhirnya kena stroke kita hanya obat pakai dukun,” ucapnya.
“Kita mau ke kota uang tidak ada. Gaji saya waktu itu Rp125 ribu, harian di suatu pabrik BUMN yaitu PTPN 14. Saya hanya berdoa ya Allah berikan kami rezeki, yang pertama adalah ibuku setelah itu 2 tahun kemudian kita dapat rezeki, dan saya berjanji pada saatnya nanti kami akan bangun rumah sakit,” terangnya.
Melalui pelaksanaan Ground Breaking ini, Andi Amran mengaku senang karena cita-citanya untuk membangun dua bangunan tersebut akhirnya terwujud. Untuk itu, Ia berharap dukungan dari semua pihak agar proses pembangunan kedua bangunan itu bisa berjalan lancar dan bisa terselesaikan sesuai target penyelesaian struktur bangunan pada Juli 2024 mendatang.(Wan)