• Ming. Mar 3rd, 2024

Hampir Diserempet dan Dikatai “Baine Sundala”, Pengendara Mobil Dilaporkan

By

Des 12, 2020

INSIDENNEWS.com, JENEPONTO– Pada hari, Kamis (10/12/2020), sekitar Pukul 18.15 Wita, mobil yang dikendarai, Illang (27) bersama istrinya Lina alias, Dg Lomo (41), merupakan warga Tarusan, Kelurahan Monromanro, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) hampir menyerempet motor yang dikendarai, RF (34) dengan mobilnya.

RF mengatakan, usai menuju kesalah satu minimarket Alfamidi, kemudian diarah yang sama datang mobil toyota sigra berwarna orange, yang dikemudikan Illang bersama istrinya, kemudian hampir menyerempet dirinya, di parkiran Alfamidi, Jalan Lanto Dg Sewang, Keluraham Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

“Usai dari Alfamidi dan hendak pulang, diparkiran, tiba-tiba ada mobil Toyota Sigra yang juga keluar dari Alfamidi, hampir menyerempet saya, kemudian saya berhenti dan beristighfar,”ucapanya.

Karena takut dan enggan berargumen, RF meninggalkan Alfamidi, namun spontan diteriaki dengan kata kasar.

“Karena tidak mau bertengkar, saya memutar motor saya dan hendak pulang, tapi saya diteriaki oleh pengendara Illang dan istrinya Lina dengan kata “Baine Sundala,”ucapanya.

RF yang takut, meninggalkan dan mengabaikan teriakan Illang dan istrinya Lina. Namun ditengah perjalanan, RF yang mengendarai motor honda Scoopy, dihadang kembali oleh Illang dan istrinya Lina dengan mobil yang dikendarainya, dan kembali mengeluarkan kata-kata yang tidak baik.

“Dijalanma pulang, tapi ditengah jalan dia kembali mengahadang saya, dan kembali mengatai saya,”ujar RF dengan wajah yang shock.

RF menambahkan, ia kembali menghindar, dengan berusaha kabur, meninggalkan Illang bersama istrinya Lina, dan beranjak pulang.

RF mengungkapkan, Illang bersama istrinya mengikutinya hingga ke bara-baraya rumahnya, kemudian keluar dari mobil, dan kembali melontarkan kata-kata “Tanjana kongkonga baine pasundala awasko saya imangko na”.

“Disini saya sudah sampai dirumah, mereka ternyata mengikuti saya, dan dihalaman rumah mereka teriakika lagi, dengan kata-kata yang tidak baik, sampai saya naik tanggapun mereka terus meneriaki saya”ucapanya.

RF merasa terancam dan keberatan dengan perlakuan Illang dan Istrinya Lina, yang menghadang, hingga mengikutinya, mendapatkan kata-kata yang tidak baik, dan hendak dipukul, ia melaporkan kejadian ini, ke Kepolisian Sektor (Polsek) Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Menanggapi hal ini, Babinkamtibmas Kelurahan Balang Toa, Aiptu Ibrahim mengatakan, peristiwa ini sudah ditangani oleh penyidik Polsek Binamu.

“Menanggapi laporan warga, penyidik Polsek Binamu, besok akan melakukan pemanggilan terhadap terlapor bersama istrinya, untuk dilakukan pemeriksaan,”ucapanya saat di konfirmasi melalui telepon WhatsApp.(dal/7ar)

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *