Tekan kematian Ibu Dan Bayi, Bupati Toraja Utara Kukuhkan Pokja KIBBLa

INSIDENNEWS.com, TORAJA UTARA– Kelompok kerja (Pokja) Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBLa) kini terbentuk di Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

District Coordinator MPHD Toraja Utara, Sulaiman Mamma mengatakan, KIBBLa adalah paket pelayanan terpadu yang memfokuskan intervensi dalam menekan angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir.

” Jadi sasaran KIBBLa,adalah untuk menekan angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir ” katanya saat dihubungi Kamis (26/5/2022).

Sebelumnya, Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang mengukuhkan, Pokja KIBBLa Kabupaten Toraja Utara, di Ruang pola kantor Bupati Toraja Utara.

Saat pengukuhan, Yohannes Bassang didampingi Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong. ST dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Lina Rombe serta dr. Muh. Ali, Marante narasumber SPM MPHD Sulawesi Selatan.

Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang SE.,M.,Si mengapresiasi kehadiran MPHD dalam upaya mendukung pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir.

” pengukuhan Pokja KIBBLa Kabupaten Toraja Utara ini agar bisa membuat program-program kerja yang menyangkut percepatan penurunan kematian ibu dan bayi yang baru lahir, “ujarnya.

Orang nomor satu di Toraja Utara ini berharap, agar semua rumah sakit Pemerintah dan swasta betul-betul bekerja. ” Harus totalitas dalam pencegahan kematian Ibu dan Bayi yang baru lahir, “tegasnya.

Sementara, Kepala dinas Kesehatan Toraja Utara, dr. Lina Rombe mengatakan, pengukuhan kelompok kerja KIBBLa kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Toraja Utara, hadir dalam percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi.

” Harapan kami, dengan adanya program MPHD ini, Kabupaten Toraja Utara maka percepatan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi baru lahir bisa tercapai, “harapnya.

Selain itu, ia mengatakan, melalui pertemuan ini pengukuhan kelompok kerja kesehatan ibu bayi baru lahir di Kabupaten Toraja Utara dengan semangat dan kerjasama yang baik, dengan kolaborasi yang baik dan dengan sinergitas yang baik antara pemerintah dan pihak swasta yang ditunjang dengan sarana prasarana, maka yakin Kabupaten Toraja Utara bisa menurunkan kematian ibu dan bayi baru lahir.

Kegiatan ini dihadiri Unsur DPRD Toraja Utara, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, dan berbagai lapisan masyarakat.(srd/7ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *