INSIDENNEWS.com, PINRANG– Ratusan Beras Bulog di gudang Bittoeng kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang yang raib diduga tidak sesuai dengan prosedur.(SOP)
Mantan Kansilog Kabupaten Pinrang Radytio W Putra Sikado mengatakan, pengeluaran ratusan ton beras dari gudang Bulog bittoeng tidak sesuai dengan prosedur ” Memang tidak sesuai dengan Prosedur ” katanya Rabu (23/11/2022)
Radytio menjabat sebagai kansilog saat ratusan ton beras itu dinyatakan hilang.
Dia mengatakan, sebab saat pengeluaran beras dari gudang itu tidak disampaikan ke pimpinan ” Saya tidak melapor ke pimpinan saat mengijinkan beras itu dikeluarkan oleh rekanan ”
Namun kata dia, setelah rekanan tidak melakukan pembayaran, sesuai dengan ketentuan yang disepakati ” Baru saya sampaikan ke pimpinan di Pare pare dan selanjutnya Bulog Pare pare melaporkan ke. Bulog sulsebar ”
Sementara itu Kapolres Pinrang AKBP Moh Roni Mustofa mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait hilangnya beras Bulog tersebut ” Masih dalam penyelidikan ”
Pimpinan wilayah Bulog Sulselbar H.Baktiar mengaku telah menon aktifkan pihak pihak yang diduga terlibat saat beras itu hilang ” Kami tidak akan melindungi yang bersalah ”
Sekitar 500 ton beras Bulog di gudang bittoeng hilang sejak Agustus September 2022.(*/7ar)