INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Parepare, setelah membuat inovasi dengan membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) atau yang biasa disapa Temannya Api dan Layanan peduli masyarakat dengan Sistem Informasi Layanan Peduli Pengaduan, Penanggulangan dan Penyelamatan (SILP4), mengambil langah cepat dalam penanganan pasca banjir.
Inovasi SILP4 dibuat dengan mengikuti era digital melalui Facebook, Instagram, Telegram dan WhatsApp di Nomor 0811-4121-754 untuk mempermudah masyarakat dengan membuat layanan pengaduan satu pintu.
Banjir di Kota Parepare Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu, dan pasca banjir. Inovasi yang telah dibuat oleh Damkar Parepare khususnya Kepala Bidang Evakuasi dan Penanggulangan Kebakaran Damkar Parepare, Syafruddin Sjam, dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dan terdampak banjir.
” Saat ini, pasca banjir tim kami bagi dua, ada yang standby di Mako, untuk bertindak melakukan pelayanan kepada masyarakat yang terkena dan terdampak banjir. Yang lainnya, tetap kepada tupoksi bertindak memadamkan api serta penyelamatan, “ucap Pallung, nama akrab Kabid Damkar Parepare ini.
Selain itu, Pallung mengungkapkan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat merupakan instruksi dari Walikota Parepare (Taufan Pawe) untuk bersinergi meringankan beban masyarakat, melakukan langkah cepat dalam penanganan pasca bencana banjir yang terjadi di Kota Parepare.
” Personil berseragam biru tupoksinya penanganan kebakaran dan penyelamatan. Sementara untuk pasukan yang
berseragam oranye menangani persoalan bencana, siap siaga 24 jam, “ucapnya.
20 orang personil yang menangani bencana, lanjut Pallung, merupakan personil muda dan terlatih serta memiliki mental dan fisik yang kuat bekerja dengan cepat, sebagaimana yang diinstruksikan Walikota Parepare, HM Taufan Pawe.
Hingga saat ini, ada 451 aduan dari masyarakat yang telah terealisasi soal pelayanan air bersih. Selain itu juga dilakukan pembersihan kerumah warga yang terkena banjir.
” Masih ada 175 aduan dari masyarakat yang belum terealisasi, tapi kami maksimalkan hari ini semua rampung, dan Penyemprotan ada 318 rumah,” tandas Pallung.(*/7ar)