Melalui Cafe & Resto Bukit Amaish, Musisi NTT Awali Karir Di Kota Cinta Parepare

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Tiga remaja musisi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) mencoba meniti karir lewat dunia musik. Tidak tanggung-tanggung, dengan karakter suara dan cara pembawaan lagu yang mereka miliki. Tiga remaja asal NTT tepatnya di Atambua, Belu tersebut, merantau dari tanah kelahirannya ke Kota Parepare Sulawesi Selatan.

Musik bisa didengarkan kapan saja dan di mana saja. Mendengarkan musik lewat handphone atau radio tidak jadi masalah, selama itu sesuai dengan keinginan pendengarnya. Bahkan, Cafe juga sering dijadikan tempat tujuan untuk mendengarkan musik.

Cafe yang menyuguhkan penampilan penyanyi atau band, dapat ditemui dimana saja. Salah satunya di Cafe & Resto Bukit Amaish, Kota Parepare Sulawesi Selatan.

Pemilik Cafe & Resto Bukit Amaish, Kota Parepare Sulawesi Selatan, Muhammad Aidil yang saat itu berkunjung di NTT dan menyaksikan penampilan tiga remaja tersebut bernyanyi disalah satu cafe, menyadari akan potensi yang dimiliki oleh ketiga remaja asal NTT ini, ia kemudian mencoba menawarkan untuk bernyanyi di cafe miliknya.

” Saya sempat tanya lagu apa yang mereka bisa dan favoritkan. ia jawab, bisa membawakan lagu Pop indonesia, genre lagu lawas, dan genre lagu yang viral di media,”ujarnya.

Di Cafe & Resto Bukit Amaish inilah, ketiga remaja asal NTT, Piche, Bembem, Bian mencoba meniti karirnya lewat dunia musik. Dengan karakter suara yang mereka miliki, ia berharap bisa membawakan lagu yang baik dan bisa menghibur para pengunjung cafe.

Perlu diketahui, masih banyak yang menganggap kalau musisi Cafe hanyalah sekedar pelengkap suasana untuk menemani pengunjung menyantap hidangan. Padahal, persaingan dalam industri musik itu sangatlah ketat.

Tidak hanya itu, banyak musisi yang kariernya hanya berakhir sebatas di panggung cafe saja, namun tidak sedikit juga yang berhasil memperjuangkan idealismenya, lalu sukses di panggung besar. Banyak juga dari mereka yang seakan terjebak dalam zona nyaman, sehingga enggan beranjak dari panggung Cafe.

Namun, berbeda dengan ketiga remaja musisi asal NTT ini. Mereka bernyanyi dari panggung ke panggung cafe, selain mengasah kemampuan dan menambah pengalaman. Juga untuk serius ke jenjang berikutnya, yaitu bisa menaikan nama di industri musik.

“Ini kali pertama bernyanyi di luar Provinsi, kami mencoba menambah pengalaman untuk ke jenjang berikutnya. Selain itu kami berharap, di Kota Parepare Sulawesi Selatan ini, merupakan langkah awal untuk kami bisa meniti karir dan sukses di dunia musik,”ucap salah satu remaja musisi NTT, Piche.

Kenapa ingin berkarir di musik, kata Piche, karna masing masing memiliki hobi yang sama dan berharap lewat musik bisa untuk lebih dikenal selain membawa sebuah kebanggan untuk teman teman dan keluarga yang ada di NTT.(*/7ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *