INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Sebanyak 48 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare mendapat kesempatan berharga untuk mengikuti pelatihan kemandirian bersertifikat nasional, Kamis (12/9/2024).
Pelatihan ini diselenggarakan berkat kerja sama antara Lapas Kelas IIA Parepare dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkajene dan Kepulauan.
Dalam pembukaan pelatihan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kota Parepare, Noldy Rengkuan, turut hadir mewakili Wali Kota Parepare, bersama Kepala BPVP Pangkep, Sudarsono, serta Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Totok Budiyanto. Mereka memberikan dukungan penuh terhadap pelatihan yang terdiri dari tiga bidang utama, yaitu Pelatihan Barista, Asistensi Membuat Pakaian, dan Asistensi Teknisi AC.
Pelatihan ini akan berlangsung selama 19 hari kerja dengan total 152 jam pelajaran. Dari 48 peserta, 14 di antaranya adalah WBP wanita, sementara 34 lainnya adalah pria. Noldy Rengkuan berharap, dengan adanya pelatihan ini, para peserta dapat kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat, baik untuk dunia kerja maupun sebagai pengusaha UMKM.
Kepala BPVP Pangkep, Sudarsono, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk mempersiapkan SDM yang kompeten, siap bekerja, dan mampu bersaing dalam dunia usaha. Senada dengan itu, Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Totok Budiyanto, menegaskan bahwa pelatihan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Pemasyarakatan, yang menjamin hak narapidana untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan mengembangkan diri.
Dengan pelatihan ini, diharapkan WBP dapat memiliki keterampilan yang memadai untuk berkontribusi positif setelah mereka kembali ke masyarakat. (*)