INSIDENNEWS.com, PINRANG– Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrang, Ahmad Jaya Baramuli dan Abdillah Natsir (JADI), mengumumkan program bantuan uang Panai sebagai salah satu prioritas mereka jika terpilih memimpin Kabupaten Pinrang. Program ini dihadirkan untuk membantu para pemuda yang kesulitan dalam memenuhi biaya pernikahan, yang sering menjadi kendala di Sulawesi Selatan, termasuk di Pinrang.
Ahmad Jaya Baramuli, bakal calon Bupati Pinrang, menjelaskan bahwa fenomena kawin lari masih sering terjadi di wilayah tersebut. Salah satu penyebab utamanya adalah ketidakmampuan calon mempelai laki-laki memenuhi biaya pernikahan, termasuk uang Panai, yang merupakan bagian penting dari tradisi pernikahan Bugis-Makassar.
“Salah satu faktornya adalah ketidakmampuan mempelai laki-laki memenuhi kebutuhan perkawinan dengan wanita pilihannya,” ujar Ahmad Jaya Baramuli usai mengukuhkan relawan pemuda di Markas Besar JADI, Sabtu malam (14/09/2024).
Untuk mengatasi masalah ini, pasangan JADI berencana menghadirkan bantuan uang Panai bagi pemuda yang hendak menikah. Bantuan ini akan diberikan sebesar Rp15 juta per orang dan diprioritaskan bagi pemuda yang kurang mampu. Setiap tahun, sekitar 200 pemuda di Pinrang akan menerima bantuan tersebut.
“Dengan adanya bantuan uang Panai, setidaknya bisa meringankan beban mempelai laki-laki dan membantu mereka mewujudkan pernikahan yang diimpikan,” tambah Ahmad Jaya.
Pasangan Ahmad Jaya Baramuli dan Abdillah Natsir juga mengukuhkan para relawan pemuda sebagai garda terdepan untuk membantu memenangkan pasangan Jaya-Dillah dalam pemilihan mendatang. Mereka percaya, pemuda memiliki peran penting sebagai pelopor perubahan di Kabupaten Pinrang.
“Pemuda harus tampil untuk melakukan perubahan di Kabupaten Pinrang,” tegas Abdillah Natsir, calon Wakil Bupati Pinrang.
Dengan program ini, pasangan JADI berharap dapat memberi solusi konkret terhadap permasalahan sosial yang sering terjadi, sekaligus mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam pembangunan daerah.(*)