Ratusan Warga Gelar Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan DPRD Pinrang, Tuntut Perbaikan Jalan Paleleng

INSIDENNEWS.com, PINRANG– Ratusan warga dari Dusun Paleleng, Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Pinrang, Senin (14/4/3025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap buruknya infrastruktur jalan yang telah puluhan tahun mereka perjuangkan tanpa hasil nyata.

Dalam orasinya, massa aksi menyoroti kondisi jalan rusak parah yang mengakibatkan keterlambatan distribusi hasil pertanian dan mengganggu aktivitas harian warga. Salah satu peristiwa yang menyentuh emosi publik adalah ketika seorang ibu paruh baya terpaksa ditandu menuju rumah sakit akibat ambulans tidak mampu melewati jalan tersebut. Ironisnya, saat ibu tersebut meninggal, jasadnya kembali harus ditandu menuju kampung karena akses jalan yang tidak memadai.

“Warga Paleleng panen ratusan ton jagung setiap musim, tapi untuk membawa ke pasar sangat sulit karena kondisi jalan yang memprihatinkan,” ujar salah satu peserta aksi. Ia juga menambahkan bahwa para pelajar sering terpaksa menginap di rumah kerabat dekat sekolah karena tidak memungkinkan pulang-pergi setiap hari.

Setelah menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD, massa diterima dalam forum hearing yang dihadiri enam fraksi dan Ketua DPRD Kabupaten Pinrang. Dalam pertemuan tersebut, DPRD menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan akses jalan menuju Dusun Paleleng dan berkomitmen bersurat kepada Bupati Pinrang serta Dinas PU untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama warga Paleleng.

Usai kesepakatan dengan DPRD, massa kembali melanjutkan aksi di depan Kantor Bupati Pinrang dan mendesak kehadiran Bupati di tengah unjuk rasa. Namun, Bupati Pinrang (Irwan Hamid) tidak berada di tempat dan akhirnya diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang. Dalam pernyataannya, Sekda menyampaikan bahwa Bupati bersedia bertemu langsung dengan perwakilan masyarakat Paleleng pada Rabu (16/4/2025).

Sebagai penutup aksi, juru bicara aliansi menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi selama unjuk rasa dan menegaskan pentingnya komitmen pimpinan daerah untuk segera merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan di Dusun Paleleng.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *