INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Menjelang berakhirnya Operasi Patuh Pallawa 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Parepare terus mengintensifkan upaya edukatif demi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas. Sasaran edukasi kali ini mencakup pelajar dan pegawai swasta di Kota Parepare.
Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muhammad Arsyad, turun langsung memberikan sosialisasi di UPT SMP Negeri 10 Parepare, Jalan Bau Massepe. Di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik, AKP Arsyad menekankan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Jumat (25/7/2025) pukul 07.30 WITA.
“Pemahaman lalu lintas harus dimulai sejak usia sekolah. Ini bagian dari membentuk karakter pelajar yang sadar hukum dan peduli keselamatan,” ujarnya.
Kegiatan edukatif berlanjut keesokan harinya, Sabtu (26/7/2025), pukul 09.30 WITA, yang menyasar para karyawan, teknisi, dan petugas keamanan di Kantor Telkom Parepare. Sosialisasi dipimpin oleh Iptu Sumiati dari Unit Kamsel Satlantas, dengan materi yang mencakup pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, sabuk pengaman, larangan menggunakan HP saat berkendara, serta pemahaman tentang sasaran utama Operasi Patuh Pallawa 2025 yang berlangsung sejak 14 hingga 27 Juli mendatang.
Dari data yang diperoleh selama 13 hari pelaksanaan operasi, tercatat sebanyak 242 pelanggaran telah ditindak dengan sanksi tilang, sementara 349 pengguna kendaraan diberikan surat teguran.
Kasat Lantas, AKP Arsyad, yang mewakili Kapolres Parepare, kembali mengimbau masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara.
“Tujuan utama dari operasi ini bukan semata penindakan, tetapi bagaimana menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Untuk itu, kami kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna kendaraan agar selalu mengedepankan keselamatan, gunakan helm pelindung kepala saat berkendara, lengkapi surat-surat kendaraan dan SIM, patuhi rambu serta arahan petugas, dan yang paling penting, jadilah teladan bagi generasi muda dalam berlalu lintas,” tutupnya. (*)