INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Pemerintah Kota Parepare terus merealisasikan program unggulan “Parepare Bebas Banjir” sebagai bagian dari 18 janji politik Wali Kota H. Tasming Hamid bersama Wakil Wali Kota Hermanto. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi kegiatan pembersihan sungai oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Parepare di Jalan Bukit Madani, Kelurahan Lapadde, kawasan yang kerap dilanda banjir saat musim hujan, Selasa (19/8/2025).
Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Parepare, Irwan, menjelaskan bahwa fokus utama adalah normalisasi Sungai Jawi-Jawi, yang selama ini menjadi penyebab genangan di sejumlah wilayah. Ia mengungkapkan, penyempitan badan sungai, sedimentasi, serta tumpukan ranting dan batang kayu dari hulu menjadi faktor utama terjadinya banjir.
“Pembersihan sungai ini merupakan prioritas agar laju air tetap lancar menuju hilir. Kami juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Sungai Pompengan Jeneberang selaku pemangku kewenangan utama, dan saat ini tinggal menunggu rekomendasi mereka,” ujar Irwan.
Dalam pelaksanaannya, alat berat akan dikerahkan untuk membuka alur sungai. Material galian ditempatkan di tepi aliran sekaligus difungsikan sebagai tanggul penahan. Irwan berharap dukungan masyarakat, RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta lurah, agar program berjalan maksimal.
Sejumlah warga juga menyampaikan masukan, di antaranya pembangunan bronjong, penyediaan tempat sampah, jalur alternatif aliran air, hingga jalur evakuasi. Semua usulan tersebut akan menjadi bahan kajian lanjutan oleh tim ahli.
“Ini baru tahap awal. Selanjutnya akan ada kajian menyeluruh untuk menentukan langkah penanganan berikutnya. Untuk wilayah hulu tetap menjadi kewenangan balai, namun komunikasi kami dengan pihak terkait terus berjalan intensif,” tutup Irwan. (*)