Pria di Parepare Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Alami Gangguan Kecemasan

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Warga Jalan Keterampilan, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial R (50) yang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Sabtu (8/11/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Agus Purwanto, S.H.,M.H, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah ditemukan seorang laki-laki berinisial R (50) meninggal dunia akibat gantung diri menggunakan kabel listrik sepanjang kurang lebih dua meter di ruang dapur, tepat di bawah kolong rumah,” ujar Agus saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena menderita gangguan kecemasan tingkat tinggi yang telah lama dideritanya.

“Informasi dari istrinya, korban selama ini rutin berobat ke dokter ahli jiwa karena mengalami gangguan kecemasan,” tambah Agus.

Sementara itu, istri korban, I (42), menuturkan bahwa sebelum kejadian, sekitar pukul 15.30 WITA dirinya sedang berada di gardu depan rumah untuk berjualan bahan campuran. Saat mendengar adzan salat Ashar, ia sempat menanyakan kepada anaknya mengapa sang suami belum menunaikan salat. Tak lama kemudian, ia bersama anaknya mencari keberadaan korban dan menemukan R dalam posisi tergantung di bawah kolong rumah.

“Saya langsung berteriak histeris dan memanggil tetangga untuk membantu menurunkan suami saya,” ungkapnya.

Salah satu tetangga, Bi (50), yang datang setelah mendengar teriakan istri korban, mengatakan dirinya ikut membantu menurunkan tubuh korban dan sempat mencoba memberikan pertolongan dengan memompa dada, namun korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Diduga kuat korban meninggal dunia murni akibat gantung diri.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *