INSIDENNEWS.com, PAREPARE– UPTD Puskesmas Lumpue menggelar pertemuan lintas sektor akhir tahun untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Bacukiki Barat. Pertemuan berlangsung di Aula Kecamatan Bacukiki Barat, Jalan Chalik No.8, Rabu (3/12/2025).
Kepala Tata Usaha Puskesmas Lumpue, Azwar T. Razak, mengungkapkan bahwa pertemuan lintas sektor merupakan agenda rutin yang digelar empat kali setahun. Pertemuan kali ini menjadi rangkaian terakhir tahun 2025 sekaligus forum untuk menyerap aspirasi, mengevaluasi, dan menindaklanjuti berbagai persoalan kesehatan.
Beberapa isu yang telah ditangani sebelumnya, kata Azwar, meliputi penanganan ODGJ di Kelurahan Kampung Baru, serta kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan penyemprotan PE di Kelurahan Cappa Galung dan Bumi Harapan. Seluruh program tersebut dinilai berjalan sesuai target.
Azwar juga memaparkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup 12 indikator. Hingga November 2025, seluruh indikator berada di atas 90 persen. “Bahkan ada indikator yang berpotensi mencapai 100 persen di akhir tahun. Standar minimal nasional sekitar 92 persen, dan kita sudah melampauinya,” tegasnya.
Pertemuan lintas sektor ini dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik, sehingga melibatkan unsur lebih luas seperti media, LSM kesehatan, perwakilan sekolah SD–SMA, dan perguruan tinggi, termasuk ITH. Salah satu masukan datang dari pihak ITH terkait mekanisme permintaan bantuan tim kesehatan yang harus diajukan melalui Dinas Kesehatan sebelum tenaga medis tambahan ditempatkan.
Dari unsur wilayah, perwakilan Kelurahan Bumi Harapan mengusulkan perbaikan fasilitas Posyandu Era Baru. Menanggapi hal itu, Azwar menjelaskan bahwa usulan tersebut akan ditampung terlebih dahulu karena menyangkut pembangunan fisik. Program Posyandu Era Baru, katanya, melibatkan enam SKPD sehingga perlu dibahas lebih lanjut di forum tingkat pimpinan untuk menindaklanjuti aspirasi dari Bumi Harapan maupun Cappa Galung.
“Harapan kami, sesuai arahan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Kota Parepare, setiap kelurahan dapat memiliki perwakilan dan kesiapan menuju implementasi Posyandu Era Baru,” tutup Azwar. (*)