INSIDENNEWS.com, PINRANG– Dukungan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan (Sulsel), oleh Thiawudi Witarso, PSMTI Kabupaten Pinrang menyerahkan bantuan donasi kepada masyarakat Jampue yang terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi beberapa hari lalu. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud kepedulian dan solidaritas sosial warga Tionghoa Pinrang terhadap sesama yang tertimpa musibah, Jumat (19/12/2025).

PSMTI Kabupaten Pinrang menyerahkan bantuan donasi kepada masyarakat Jampue, Jumat (19/12/2025).Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan PSMTI Kabupaten Pinrang yang terdiri dari Thendra, Jeffry, Hantjes, Culli, serta rekan-rekan lainnya sebagai perwakilan warga Tionghoa Pinrang.
Ketua PSMTI Kabupaten Pinrang, Thendra, dalam sambutannya menegaskan bahwa warga Tionghoa merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat Bugis, khususnya di Kabupaten Pinrang. Ia menyampaikan bahwa orang tua dan leluhur warga Tionghoa telah lahir, tumbuh, hidup, hingga dimakamkan di tanah Pinrang.
“Kami sebagai bagian dari masyarakat Pinrang turut merasakan dukacita yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Jampue. Oleh karena itu, kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan doa, semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan duka yang dirasakan,” ujar Thendra.
Ia juga berharap terbangun rasa persaudaraan yang semakin kuat di tengah masyarakat, baik dalam suasana suka maupun duka. Ke depan, PSMTI Kabupaten Pinrang berkomitmen untuk lebih aktif berkontribusi sehingga kehadiran warga Tionghoa Pinrang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, sekaligus menjadi teladan dalam toleransi, persatuan, dan kebersamaan di Tanah Lasinrang.
Bantuan donasi tersebut diterima langsung oleh Camat Lanrisang bersama masyarakat Jampue. Pemerintah kecamatan dan warga setempat menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kepedulian dan niat tulus warga Tionghoa Pinrang.
“Kami sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya perhatian dan kepedulian ini. Kehadiran mereka membuat kami merasa tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini,” ungkap salah satu perwakilan masyarakat Jampue.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata solidaritas lintas etnis dalam memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di Kabupaten Pinrang. (*)