INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Puluhan penerima bantuan program ASS (Anti Stop Stunting) yang menyasar 22 kelurahan di Kota Parepare menerima bantuan yang disalurkan melalui Bank Sulselbar, Jalan Bau Massepe, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (19/12/2025).
Saat ini tercatat sebanyak 18 anak yang dinyatakan memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan stunting. Hal tersebut disampaikan Kader Posyandu Ujung Bulu, Harniaty, yang menyebutkan bahwa penerima ditetapkan berdasarkan hasil pemantauan pertumbuhan anak.
Selain itu, Hadijah selaku Ketua RT 04 Samsul Alam Bulu mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan ASS di wilayahnya mencapai 30 anak yang berasal dari enam Posyandu. Jumlah tersebut berbeda dengan kelurahan lainnya, menyesuaikan hasil pendataan di masing-masing wilayah.
Salah seorang penerima bantuan, Rasna, menjelaskan bahwa proses pencairan bantuan mewajibkan penerima membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk diserahkan kepada petugas sebelum dipanggil mengambil nomor antrean pencairan dana.
“Kami menyerahkan fotokopi KTP dan KK, lalu menunggu dipanggil untuk menulis nama dan alamat sebelum mengambil nomor antrean pencairan uang tunai,” ujarnya. Rasna mengaku telah datang sejak pukul 08.00 Wita hingga pukul 11.33 Wita dan masih menunggu giliran.
Sementara itu, Lurah setempat menyampaikan bahwa program ASS di wilayahnya mulai menunjukkan dampak positif terhadap pertumbuhan anak. Sebanyak 18 anak penerima bantuan disebut telah mengalami perkembangan dibandingkan sebelumnya.
“Sudah ada perubahan. Biasanya di Posyandu tidak ada kenaikan pertumbuhan, namun sekarang mulai terlihat perkembangannya,” katanya.
Ia menambahkan, pihak kelurahan terus berkoordinasi dengan Badan KB, Puskesmas, serta kader Posyandu untuk melakukan pemantauan rutin setiap bulan. Sosialisasi kepada para ibu juga terus digencarkan agar aktif membawa anak ke Posyandu.
“Pelayanan di Posyandu sudah lengkap, mulai dari pemeriksaan balita usia 0–5 tahun, ibu hamil, hingga pemeriksaan dewasa,” tambahnya.
Dalam penyaluran bantuan, kelurahan memastikan tidak ada keluhan dari penerima karena bantuan diserahkan langsung kepada yang bersangkutan tanpa perwakilan atau kuasa.
Lurah berharap upaya sosialisasi pencegahan stunting terus ditingkatkan, khususnya di wilayah Ujung Bulu, serta menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga asupan gizi dan memberikan perhatian penuh terhadap tumbuh kembang anak. (*)