INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Stok beras di gudang Perum Bulog wilayah Parepare dipastikan aman dan mencukupi menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Ketersediaan beras saat ini tercatat kurang lebih 100.000 ton.
Kepala Bidang Bulog, Muhammad Junaedy, mengungkapkan ketersediaan beras saat ini mencapai kurang lebih 100.000 ton dan terus bertambah seiring masuknya masa panen, saat konfirmasi melalui telepon masengger, Jumat (27/2/2026).
Selain beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kemasan 5 kilogram yang siap disalurkan, Bulog juga menyiapkan beras premium untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Parepare dan Kabupaten Barru.
Harga beras SPHP di tingkat gudang dipatok Rp55.000 per 5 kilogram. Sementara di tingkat pedagang, harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan maksimal Rp12.500 per kilogram atau sekitar Rp62.500 per 5 kilogram. Namun, di lapangan masih ditemukan pedagang yang menjual Rp57.000 hingga Rp58.000 per kemasan 5 kilogram.
Junaedy menegaskan pihaknya rutin melakukan monitoring terhadap sekitar 160 hingga 170 Rumah Pangan Kita (RPK) dan pengencer yang tersebar di pasar maupun pemukiman warga di Parepare dan Barru. Pengawasan dilakukan bersama dinas terkait guna memastikan harga tidak melampaui HET yang ditetapkan pemerintah.
Sebagai langkah pengendalian, Bulog memasang papan pengingat harga eceran tertinggi di setiap outlet mitra. Jika ditemukan pelanggaran disertai bukti, Bulog akan memberikan teguran tertulis hingga sanksi pencoretan sebagai mitra RPK.
Mengantisipasi potensi lonjakan permintaan menjelang Lebaran, Bulog memastikan pasokan tetap terjaga. Apalagi saat ini musim panen sudah mulai berjalan sehingga stok diperkirakan terus bertambah sepanjang 2026.
Dari sisi kualitas, Bulog memastikan beras yang disalurkan dalam kondisi layak konsumsi. Pengawasan dilakukan mulai dari gudang hingga tingkat pengencer. Jika terdapat keluhan masyarakat, Bulog membuka layanan pengaduan dan menjamin tindak lanjut dalam waktu 1×24 jam.
“Selama 2026 penyaluran dalam kondisi aman dan terus kami evaluasi. Jika stok cukup, Insya Allah harga tidak akan naik,” ujar Junaidi.
Bulog berharap harga beras tetap stabil dan tidak menjadi penyumbang inflasi di Parepare dan Barru, mengingat ketersediaan stok yang dinilai sangat memadai. (*)