INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Menjelang Hari Raya Idulfitri, harga kebutuhan pokok di Kota Parepare masih relatif terjangkau dengan adanya pasar murah yang digelar di Jalan Kijang, Kacamatan Ujung, tepatnya depan mesjid Al- Firdaus Kota Parepare, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini disambut antusias warga yang memadati lokasi untuk membeli sembako seperti beras, minyak goreng, terigu, hingga kebutuhan dapur lainnya dengan harga lebih rendah dari pasaran.
Sales Junior Perum Bulog, Husain, mengungkapkan pihaknya menyiapkan 40 sak beras kemasan 5 kilogram dengan harga Rp73.000 per sak. Selain itu, tersedia sekitar 80 dus minyak goreng seharga Rp15.000 per kemasan dan 40 kilogram terigu kemasan 1 kilogram dengan harga Rp11.000.
Sementara itu, pedagang Arni menyebutkan harga sejumlah komoditas juga mengalami penyesuaian. Cabai besar dijual Rp16.000 per kilogram, turun dari sebelumnya sekitar Rp20.000. Bawang putih bertahan di harga Rp36.000, sedangkan bawang merah ukuran sedang Rp30.000 dan ukuran besar Rp40.000. Untuk cabai rawit, harga turun dari Rp50.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Ia menambahkan, sebagian besar pasokan berasal dari Kabupaten Enrekang dan komoditas yang paling banyak dibeli warga adalah bawang merah serta bawang putih.
Di lapak telur, pedagang Kahar menjelaskan harga telur satu rak ukuran besar Rp65.000, naik dari sebelumnya Rp60.000. Untuk ukuran sedang Rp55.000, sebelumnya Rp54.000. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasar umum yang berkisar Rp70.000–Rp72.000 per rak besar dan Rp57.000–Rp58.000 untuk ukuran sedang. Dalam kegiatan pasar murah ini, ia menyediakan 50 rak telur, terdiri dari 40 rak ukuran sedang dan 10 rak ukuran besar. Telur tersebut dipasok dari Kabupaten Sidenreng Rappang dengan selisih harga sekitar Rp1.000 per rak karena pembelian dalam jumlah besar.
Kepala Bidang Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Parepare, Akibar, S.IP, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Perum Bulog dalam penyaluran beras murah. Secara keseluruhan, sebanyak 400 sak beras murah (SPHP) dalam kemasan 5 kilogram disiapkan untuk mendukung stabilisasi harga pangan.
Ia berharap kegiatan pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat dengan memberikan akses bahan pokok yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran, khususnya menjelang Idulfitri. (*)