INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, menggelar reses di Gedung Aisyah, Jalan Panti Asuhan, Kota Parepare, Jumat (15/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, bantuan seragam sekolah hingga dana hibah panti asuhan menjadi sorotan utama warga dan stakeholder Muhammadiyah.
Saat jumpa pers, Kaharuddin menyebut reses kali ini merupakan titik ketiga yang ia lakukan bersama unsur Muhammadiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
Menurutnya, Muhammadiyah memiliki kontribusi besar dalam membantu pemerintah melalui amal usaha, sekolah, dan rumah sakit yang ada di Parepare.
Salah satu aspirasi yang mencuat yakni terkait bantuan sosial untuk panti asuhan Muhammadiyah yang sebelumnya rutin menerima dana hibah, namun kini tidak lagi mendapat bantuan tersebut.
“Kami akan menyampaikan persoalan ini dalam rapat anggaran nanti,” ujar Kaharuddin.
Selain itu, bantuan seragam sekolah juga menjadi perhatian. Kaharuddin mengungkapkan adanya keluhan dari pihak sekolah Muhammadiyah terkait bantuan sepatu, tas, dan pakaian yang dinilai tidak sesuai kebutuhan siswa.
Ia mencontohkan adanya tiga karung sepatu bantuan yang tidak digunakan karena ukuran dan kualitasnya tidak cocok. Menurutnya, pakaian dan atribut sekolah merupakan bagian dari identitas siswa sehingga kualitas bantuan perlu diperhatikan pemerintah.
Kaharuddin meminta pemerintah daerah memperbaiki sistem penyaluran bantuan seragam dengan melakukan pengukuran langsung kepada siswa atau melibatkan penjahit lokal agar bantuan lebih tepat sasaran dan tidak terbuang sia-sia.
“Jangan sampai anggaran besar dikeluarkan tetapi barangnya tidak dipakai. Bantuan harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya. (*)