INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Anggota DPRD Kota Parepare daerah pemilihan Bacukiki Barat, Achmad Ariady, menyoroti banyaknya aspirasi masyarakat yang belum terealisasi saat menggelar reses di Terminal Lumpue, Minggu (17/5/2026).
Dalam jumpa pers usai kegiatan, ia mengungkapkan banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses selama ini belum terealisasi, termasuk melalui program pokok pikiran (pokir) dewan. Menurutnya, setiap pelaksanaan reses selalu diwarnai berbagai keluhan warga, namun usulan yang diteruskan ke pemerintah daerah kerap tidak berjalan sesuai harapan.
“Setiap kali reses, keluhan masyarakat selalu ada. Tapi selama ini yang kami sampaikan melalui program kerja pokir dan lainnya tidak pernah ada yang benar-benar terealisasi,” ujar Achmad Ariady.
Ia mengatakan, untuk membantu masyarakat, dirinya bersama tim kerap menggunakan dana pribadi, khususnya untuk mendukung kegiatan skala kecil seperti pelaku UMKM. Bantuan tersebut dilakukan karena banyak kebutuhan warga yang belum mampu terakomodasi melalui program pemerintah.
“Kami dari pribadi dan tim biasanya membantu sendiri, terutama kegiatan kecil seperti UMKM. Kami sisipkan dana pribadi untuk membantu warga,” katanya.
Achmad Ariady juga menjelaskan alasan memilih Terminal Lumpue sebagai lokasi reses. Menurutnya, tempat tersebut dinilai representatif dan dapat menjadi titik kumpul bagi seluruh masyarakat Bacukiki Barat tanpa memunculkan kecemburuan antarwilayah.
Ia menambahkan, kondisi efisiensi anggaran dari pemerintah pusat turut berdampak terhadap pelaksanaan berbagai program di daerah. Karena itu, ia memilih menyampaikan kondisi yang sebenarnya kepada masyarakat agar warga memahami situasi yang terjadi di lapangan. (*)