DP3A Parepare Gelar Grand Final Duta Anak 2026, Lahirkan Pelopor Hak Anak

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Grand Final Pemilihan Duta Anak Kota Parepare Tahun 2026 di Auditorium BJ Habibie, Kota Parepare, Minggu (14/6/2026). Kegiatan ini bertujuan melahirkan generasi muda yang mampu menjadi representasi serta pelopor pemenuhan hak-hak anak di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3A Kota Parepare, Ir. Wildana, mengatakan grand final tersebut merupakan rangkaian lanjutan setelah pelaksanaan Konvensi Hak Anak yang digelar selama dua hari sebelumnya.

“Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan anak-anak yang nantinya terpilih menjadi duta, mampu merepresentasikan anak-anak di Kota Parepare, memahami hak-hak anak, serta mengimplementasikannya di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Wildana.

Ia menjelaskan, peserta yang terpilih nantinya akan menjadi Duta Anak Kota Parepare sekaligus mewakili daerah pada ajang serupa di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, para duta juga akan dilibatkan dalam berbagai program dan kegiatan yang dijalankan DP3A.

“Duta anak yang terpilih nantinya akan aktif dalam berbagai rangkaian kegiatan DP3A. Kami berharap mereka bisa menjadi teladan, tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu mengimplementasikan hal-hal positif di sekolah dan lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua I Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Sri Tanty Mariani Nasrah, menilai keberadaan Forum Anak dan Duta Anak memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada anak-anak, khususnya terkait isu perundungan atau bullying serta pemahaman mengenai hak-hak anak.

“Program ini sangat bagus karena membantu memberikan pembelajaran kepada anak-anak, terutama yang belum memahami apa itu bullying, perundungan, maupun hak-hak mereka sebagai anak,” kata Sri Tanty.

Ia berharap Duta Anak yang terpilih mampu menjadi role model bagi anak-anak lainnya serta menjadi agen edukasi yang dapat memberikan motivasi tentang hak dan kewajiban anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pesan saya, jadilah duta anak yang benar-benar menjadi teladan bagi anak-anak lain, memberikan motivasi dan pembelajaran tentang hak serta kewajiban seorang anak,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *