INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Polisi masih terus melakukan penyelidikan penyebab kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah panggung di Jalan Samsul Bahri, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026).
Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Muhammad Saleh, mengatakan pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Masih kami dalami. Kami sudah melakukan olah TKP karena informasi awal menyebutkan api berasal dari kamar di bagian bawah rumah. Menurut keterangan saksi, cucu dari tukang yang sedang bekerja di rumah yang pertama kali terbakar, diduga bermain api di dalam kamar,” ujar Muhammad Saleh.
Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari para saksi karena pemilik rumah yang pertama kali terbakar belum dapat dimintai keterangan. Korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat mengalami luka bakar.
“Sementara kami dalami keterangan-keterangan saksi, karena pemilik rumah pertama masih berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” katanya.
Terkait dugaan keterlibatan seorang anak berusia enam tahun, Saleh menegaskan pihaknya akan lebih dulu menggali keterangan dari para saksi yang berada di lokasi kejadian. Mengingat anak tersebut masih di bawah umur, pemeriksaan akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
“Informasi awal yang kami peroleh, anak itu memang bermain api di dalam kamar hingga gorden terbakar. Karena saat itu angin bertiup cukup kencang, api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian atas rumah. Namun, seluruh informasi itu masih kami dalami,” jelasnya.
Polisi juga belum dapat memastikan besaran kerugian materi akibat kebakaran tersebut. Pendataan masih dilakukan karena pemilik rumah belum bisa memberikan keterangan akibat masih menjalani perawatan medis.
Kasat Reskrim turut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di rumah.
“Kami mengimbau agar anak-anak tidak bermain api dan jangan dibiarkan sendirian di dalam rumah. Orang tua harus tetap mengawasi anak-anaknya agar kejadian seperti kebakaran di Jalan Samsul Bahri ini tidak terulang kembali,” tutupnya.(*)