Tingginya Permintaan Picu Kekurangan Karung SPHP, Bulog Pastikan Stok Beras Aman

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Tingginya permintaan masyarakat terhadap beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) selama Juli hingga Agustus 2026 menyebabkan ketersediaan karung kemasan SPHP di Perum Bulog Cabang Parepare menipis. Meski demikian, Bulog memastikan stok beras dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Wakil Kepala Perum Bulog Cabang Parepare, Fajrin, mengatakan kendala yang terjadi saat ini bukan karena kekurangan stok beras, melainkan terbatasnya karung kemasan untuk pengemasan ulang beras SPHP. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi di Cafe R57, Jalan Jenderal Sudirman, Parepare, Senin (3/8/2026).

“Alhamdulillah stok beras sangat aman. Yang menjadi kendala hanya kemasan karung SPHP. Tingginya animo masyarakat selama Juli hingga Agustus membuat stok kemasan cepat habis, sehingga kami juga meminta pasokan kemasan dari Pulau Jawa,” ujar Fajrin.

Ia menjelaskan, stok beras yang dikuasai Bulog Parepare saat ini mencapai sekitar 140 ribu ton. Jumlah tersebut jauh melebihi kebutuhan penyaluran bantuan pangan di Kota Parepare untuk Juli dan Agustus yang hanya sekitar 110 ton. Dengan kondisi itu, Bulog memastikan ketersediaan beras untuk masyarakat tetap terjamin.

Menurut Fajrin, cuaca kering yang berlangsung sekitar dua bulan terakhir memang berdampak pada sektor pertanian, menyebabkan masa tanam mundur hingga terjadi gagal panen di sejumlah daerah. Namun, kondisi tersebut tidak memengaruhi cadangan beras yang dikuasai Bulog Parepare.

Ia menambahkan, penyaluran beras SPHP akan kembali berjalan normal setelah pasokan karung kemasan dari Pulau Jawa tiba. Selama masa keterbatasan kemasan, Bulog tetap memprioritaskan distribusi beras SPHP ke pasar rakyat dan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).

“Gerakan Pangan Murah di Parepare dilaksanakan sekitar tiga sampai empat kali dalam sepekan dengan kebutuhan sekitar satu hingga dua ton setiap kegiatan. Kami juga tetap menyalurkan ke Rumah Pangan Kita (RPK), namun disesuaikan dengan kapasitas penyimpanan masing-masing agar distribusi lebih efektif,” jelasnya.

Fajrin menegaskan, pengadaan karung kemasan merupakan kewenangan kantor pusat sehingga Bulog Parepare terus berkoordinasi untuk mempercepat pengiriman. Ia mengimbau masyarakat tidak khawatir karena stok beras SPHP tetap tersedia dan akan segera disalurkan setelah proses pengemasan kembali dapat dilakukan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *