Dua Korban Tewas, Kasat Lantas Parepare Ungkap Kronologi Kecelakaan di Lamihade

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Kecelakaan maut terjadi di pertigaan Jalan Lamihade dan Jalan Gelora Mandiri, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan sepeda motor yang tengah berboncengan. Akibat tabrakan itu, pengendara dan penumpang sepeda motor meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Rusdi Yunus, membenarkan kecelakaan tersebut. Ia mengatakan, peristiwa terjadi saat sepeda motor dan mobil Damkar melintas dari arah berbeda di kawasan pertigaan.

“Kejadian laka lantas yang terjadi di Jalan Gelora Mandiri, pertigaan Jalan Lamihade, itu terjadi pada pukul 10.30 WITA antara mobil pemadam kebakaran dengan sepeda motor yang berboncengan,” tutur Rusdi.

Rusdi menyebut, pengendara sepeda motor diketahui bernama Arga Prasetyo, sedangkan penumpang yang dibonceng bernama Dirga. Sementara mobil Damkar dikemudikan oleh Zainal dengan nomor kendaraan DP 9203 A.

Menurut keterangan sementara kepolisian, sepeda motor tanpa nomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) tersebut bergerak dari arah timur menuju selatan. Saat berada di lokasi, sepeda motor bergerak melebar ke sisi kanan.

Pada saat bersamaan, mobil Damkar bergerak dari arah selatan menuju utara dengan tujuan menuju ke lokasi kebakaran lahan di Grand Sulawesi. Kedua kendaraan kemudian terlibat tabrakan di pertigaan tersebut.

“Untuk sepeda motor dari arah timur ke selatan, bergerak melebar ke samping kanan. Untuk kendaraan pemadam bergerak dari arah selatan ke utara dengan tujuan sementara mau pengisian, sehingga terjadi tabrakan,” jelas Rusdi.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara dan penumpang sepeda motor meninggal dunia. Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan.

Sementara itu, kendaraan mobil Damkar telah diamankan di Satlantas Polres Parepare untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Rusdi juga menyampaikan bahwa kedua korban masih di bawah umur. Pihak Satlantas masih melakukan pendalaman identitas dengan meminta keterangan dari orang tua korban.

“Anak di bawah umur, sementara identitas korban, anggota Satlantas masih meminta keterangan dari orang tuanya,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor, agar lebih berhati-hati saat berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan.

“Kami mengimbau kepada pengendara perlu berhati-hati dalam berkendara, utamakan keselamatan dalam berlalu lintas,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *