Tani Smart Market Parepare Digelar ke-92 Kali, Pangkas Rantai Pasar dan Tekan Harga

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Tani Smart Market yang digelar di samping Kantor Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) Kota Parepare, Kamis (17/9/2026) pagi, kembali menjadi wadah bagi kelompok binaan untuk memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas PKP Parepare, Dr. Uli, mengatakan Tani Smart Market melibatkan sejumlah kelompok binaan, seperti kelompok tani, kelompok wanita tani, kelompok pengolah hasil perikanan, dan kelompok peternakan.

“Tujuannya yang pertama adalah tentu saja untuk memangkas rantai pasar. Jadi ini diupayakan dari kelompok atau penghasil langsung dipasarkan kepada konsumen,” ujar Dr. Uli.

Kegiatan yang telah berlangsung sejak Juli 2024 tersebut kini memasuki pelaksanaan ke-92. Beragam produk tersedia, mulai dari sayuran segar, ikan dan olahan perikanan, produk peternakan, hingga sejumlah produk UMKM.

Menurutnya, konsep tersebut membuat produk yang dipasarkan lebih segar dengan harga yang relatif lebih bersaing. Hal itu juga diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi di Kota Parepare.

“Yang kedua jelas produknya lebih segar, harganya juga lebih bersaing. Dalam hal ini terkait juga dengan inflasi, harga produk yang dipasarkan di sini relatif lebih murah,” katanya.

Tani Smart Market juga berkolaborasi dengan BUMN, dalam hal ini Perum Bulog, serta Dinas Ketahanan Pangan untuk menyediakan sejumlah kebutuhan masyarakat seperti beras, minyak, gula dan terkadang tepung terigu.

Sementara produk lainnya berasal dari sektor pertanian, perikanan dan peternakan beserta hasil olahannya, serta sejumlah produk UMKM.

Dr. Uli menjelaskan, Tani Smart Market juga dikembangkan melalui sejumlah inovasi. Salah satunya Tani Berkah, yakni program sosial yang menampung sumbangan dari pengunjung, penjual maupun pihak dinas untuk kemudian disalurkan kepada panti asuhan dan sekolah hafiz.

Selain itu, terdapat Tani Channel yang dikembangkan dalam bentuk podcast dan menjadi bagian dari inovasi pemasaran, termasuk pemesanan produk secara online.

“Awalnya dari Pasar Tani dimasukkan beberapa inovasi. Dari inovasi-inovasi ini kemudian Pasar Tani berubah menjadi Tani Smart Market,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan yang sebelumnya dijadwalkan setiap Jumat kini digeser ke Kamis karena adanya perubahan jadwal kerja pada Jumat.

Ke depan, pihaknya berharap Tani Smart Market dapat terus berlanjut dengan semakin beragamnya produk yang tersedia, sehingga kebutuhan masyarakat, khususnya di sekitar lokasi kegiatan, dapat dipenuhi melalui satu tempat.

“Harapannya keberlanjutannya tetap berlanjut ke depan. Keberagaman produk juga itu sehingga kebutuhan masyarakat minimal yang ada di sekitar sini lewat satu tempat itu bisa dipenuhi,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *