250 Peserta Hadiri Dialog Nasional KAHMI Perjuangan “Selamatkan Indonesia” di Parepare

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Sebanyak 250 peserta dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi menghadiri Dialog Nasional bertajuk “Selamatkan Indonesia” yang digelar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Perjuangan di Hotel Bugis, Kota Parepare, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh dan kader pejuang KAHMI sebagai narasumber, di antaranya Dr. Said Didu, M. Syukur Mandar, dan Prof. Nusran. Dialog dipimpin Direktur Andalusia Institute, Rahman Saleh.

Ketua Panitia Pelaksana Dialog Nasional, Muhammad Mukhlis Abdullahi, mengatakan kegiatan tersebut diinisiasi sebagai bagian dari ikhtiar kader KAHMI untuk menyuarakan berbagai persoalan bangsa sekaligus mendorong lahirnya gagasan menuju Indonesia yang lebih maju.

Menurutnya, kehadiran ratusan peserta dari berbagai elemen menjadi bukti adanya semangat bersama untuk membangun sinergi dan memperkuat persatuan.

«“Hari ini hadir lebih dari 250 peserta dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi. Inilah bukti sinergi KAHMI Perjuangan yang kita inisiasi bersama untuk Indonesia,” ujarnya.»

Dalam sambutannya, Mukhlis juga mengajak seluruh peserta menjadikan dialog tersebut sebagai ruang untuk menyampaikan pandangan secara kritis dan jujur, khususnya dalam melihat kondisi serta mencari solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

Suasana dialog semakin semarak ketika Mukhlis mengajak peserta meneriakkan takbir dan yel-yel perjuangan KAHMI.

“Yakusa, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,” serunya yang kemudian diikuti peserta.

Ia berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai ruang diskusi, tetapi dapat menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai pandangan dan memperkuat komitmen bersama terhadap kepentingan bangsa.

“Mari kita jadikan forum ini menjadi forum yang kritis dan jujur. Jadikan KAHMI Parepare sebagai cahaya untuk bangsa kita bersama. KAHMI bisa, Yakusa, yakin usaha sampai,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator KAHMI Perjuangan, Nur Aziz, mengapresiasi semangat panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Dialog Nasional tersebut.

Ia menilai antusiasme ratusan peserta menunjukkan adanya perhatian dan harapan dari berbagai elemen terhadap kondisi bangsa serta pentingnya ruang dialog untuk menyampaikan gagasan.

“Inna sholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi robbil ‘alamin, ini adalah ikhtiar perjuangan kita bersama. Terima kasih untuk kehadiran kader KAHMI dan semua peserta dari berbagai organisasi. Dialog ini ada karena cinta kita pada negeri,” tegas Aziz. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *