Abdul Hayat Resmi Dilantik Sebagai Pj Walikota Parepare, Pj Gubernur Sulsel: Harap Lanjutkan Tugas Pembangunan

INSIDENNEWS.com, MAKASSAR– Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare Abdul Hayat resmi dilantik. Abdul Hayat dilantik Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh di Aula Tudang Sipulung Rujab Gubernur Sulsel, Rabu (18/9/2024).

Pelantikan itu dihadiri sejumlah pejabat tinggi Pratama Pemprov Sulsel. Hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare Kaharuddin Kadir dan sejumlah anggota DPRD, selain itu sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkot Parepare juga tampak hadir.

Abdul Hayat menggantikan Akbar Ali yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Walikota Parepare. Akbar Ali diganti setelah 10 bulan lebih menjabat Pj Wali Kota Parepare.

Menurut Prof Zudan dalam jabatan penjabat kepala daerah itu ditugaskan paling lama satu tahun. Olehnya itu, kata dia, pergantian bisa dilakukan sebelum satu tahun. Sebab, kata dia, jabatan penjabat kepala daerah itu tugas tambahan.

“Ada tiga bulan sudah diganti, ada enam bulan, ada sembilan bulan. Saya Gubernur juga begitu. Banyak 6 bulan diganti, sembilan diganti. Nah ini tugas tambahan. Jadi penjabat kepala daerah adalah tugas tambahan yang sewaktu sewaktu tugas ini dapat ditarik oleh pemberi tugas,”jelasnya.

Dia berharap Abdul Hayat bisa melanjutkan tugas-tugas pemerintahan di Kota Parepare. Tentunya, kata dia, harus tetap melakukan kebijakan sesuai peraturan perundangan.

“Harapan saya ke Pak Abdul Hayat dapat melanjutkan tugas tugas pemerintahan, tugas pembangunan dan tugas kemasyarakatan. Serta melaksanakan peraturan perundangan dengan tertib dan baik,” harapnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Parepare Abdul Hayat siap melaksanakan tugas yang diberikan Kemendagri. Dia segera melakukan koordinasi untuk melanjutkan tugas termasuk program prioritas.

“Seperti Pak Gubernur tadi katakan bahwa beberapa tugas tugas dan termasuk skala prioritas. Misalnya itu yang pertama bagaimana mensukseskan pilkada 2024, stunting, penanggulangan kemiskinan ekstrem, dan inflasi,” ungkapnya.

Sementara, setelah 10 bulan lebih memimpin, Akbar Ali resmi digantikan dari jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare. Akbar Ali, pria kelahiran Tanrutedong, Kabupaten Sidrap, mengungkapkan kedekatannya dengan Kota Parepare.

“Saya orang Sidrap, dan hampir setiap saat bolak-balik lewat Parepare,” ungkapnya, menunjukkan ikatan emosional dengan kota yang ia pimpin.

Selama masa jabatannya, Akbar Ali memberikan fokus pada penguatan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan Forkopimda, terutama dalam persiapan menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024. Sejumlah program strategis berhasil ia inisiasi dan realisasikan selama memimpin Kota Parepare, yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Berikut adalah beberapa capaian penting selama masa jabatannya:

1. Inisiasi Parepare sebagai Kota Investasi Akbar Ali berkomitmen menjadikan Parepare sebagai kota investasi untuk meningkatkan perputaran ekonomi daerah. Ia menilai, meskipun Parepare hanya memiliki luas 99,35 kilometer persegi dan populasi sekitar 170 ribu jiwa, potensinya sebagai pusat jasa sangat besar. Oleh karena itu, ia menciptakan iklim investasi yang ramah dengan memberikan kemudahan bagi para investor.

2. Sukseskan Pemilu 2024 Salah satu pencapaian terbesar Akbar Ali adalah mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 di Kota Parepare dengan aman dan damai. Ia mengapresiasi masyarakat Parepare yang menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi dan menjaga stabilitas kota selama pemilu berlangsung.

3. Pengembangan Industri Kargo Akbar Ali menjalin kerja sama dengan PT Meratus Line untuk mengoptimalkan potensi Pelabuhan Parepare. Dengan penataan pelabuhan yang baik, ia berharap Parepare dapat menjadi lokomotif ekonomi di kawasan Indonesia Timur, sekaligus mempermudah pengiriman logistik ke berbagai daerah.

4. Peluncuran Pasar Tani Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan, Akbar Ali meresmikan pasar tani yang dipelopori oleh Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP). Pasar ini diharapkan menjadi tempat bagi petani dan nelayan untuk memasarkan hasil pertanian dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

5. Pemanfaatan Aset Daerah Untuk meningkatkan pendapatan petani dan pelaku UMKM, Akbar Ali mendorong pemanfaatan eks pasar seni sebagai pasar tani. Inisiatif ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan aset daerah sehingga memberikan manfaat lebih bagi perekonomian lokal.

6. Program Pemerintah Menyapa Melalui program ini, Akbar Ali mengajak pemerintah untuk lebih dekat dengan masyarakat dengan langsung merespons keluhan dan harapan mereka. Program ini memungkinkan masyarakat berinteraksi langsung dengan pejabat pemerintah, termasuk Pj Wali Kota, kepala dinas, camat, dan lurah.

Dengan berakhirnya masa jabatannya, Akbar Ali meninggalkan warisan berupa program-program yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan di Kota Parepare. Abdul Hayat Gani, yang menggantikannya, diharapkan dapat melanjutkan program-program tersebut dan membawa Parepare menuju masa depan yang lebih baik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *