BPBD Parepare Imbau Warga Waspada, Puncak Musim Hujan Diprediksi Berlangsung hingga Awal 2026

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi intensitas hujan tinggi yang mulai melanda wilayah Parepare. Berdasarkan prakiraan resmi BMKG, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Oktober hingga Desember 2025 dan berlanjut hingga awal tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Parepare, Rasdy Gary Runtu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (28/10/2025).

“Untuk wilayah Kota Parepare sendiri tentunya kita tetap selalu siaga dan waspada menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi. Koordinasi dengan stakeholder terkait intens kami lakukan sebagai langkah sinergitas bila dibutuhkan saat terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

BPBD Parepare juga telah menyiapkan Posko Siaga Bencana di kantor BPBD, Jalan Jenderal Sudirman, yang terintegrasi dengan gedung Call Center Terpadu dan dapat dihubungi melalui layanan darurat 112.

Rasdy memaparkan, berdasarkan dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB), terdapat sejumlah wilayah rawan banjir bandang, di antaranya:
1. Kompleks Perumahan Palem (Kel. Lapadde)
2. Tegal (Kel. Lapadde)
3. Sekitar Jembatan Jawi-Jawi (Kel. Lapadde dan Kel. Lompo’e)
4. Perumahan Savaraz (Kel. Lapadde)
5. Sekitar Perumahan Pondok Bahagia (Kel. Bumi Harapan)
6. Sekitar SMA Negeri 5 (Kel. Bumi Harapan)
7. Jalur Lemoe, Jl. Jend. M. Yusuf (Kel. Lemoe)
8. Jalur Wattang Bacukiki (Kel. Wattang Bacukiki)

Sementara untuk wilayah perkotaan, beberapa titik yang berpotensi mengalami banjir genangan antara lain:
1. Jl. Lahalede
2. Jl. Panti Asuhan
3. Jl. Muhammadiyah
4. Jl. A. Sinta
5. Jl. Veteran
6. Jl. Bau Massepe

“Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang kami lakukan, dengan melihat upaya yang telah dilakukan Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta jajaran, serta dukungan masyarakat, semoga kondisi banjir tidak terjadi lagi,” jelas Rasdy.

Ia menegaskan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang bermukim di bantaran sungai.

“Melihat kondisi hujan yang intens beberapa hari ini, kewaspadaan perlu terus ditingkatkan untuk mencegah risiko bencana,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *