INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare melibatkan insan media dalam upaya penguatan kelembagaan pemilu melalui rapat koordinasi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu dan media dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat.
Ketua KPU Parepare, Muh. Awal Yanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh media di Kota Parepare atas dukungan yang selama ini diberikan, khususnya dalam menyebarluaskan berbagai kegiatan dan informasi dari KPU kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran media Kota Parepare atas dukungan dan kerja samanya. Informasi yang kami sampaikan melalui pemberitaan sangat membantu masyarakat memahami berbagai kegiatan yang dilaksanakan KPU,” ujarnya.
Awal menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan kelembagaan di tengah berkembangnya berbagai isu terkait penyelenggara pemilu yang beredar di masyarakat.
Menurutnya, belakangan ini diskusi mengenai kepemiluan cukup hangat, bahkan muncul informasi yang simpang siur mengenai keberadaan lembaga penyelenggara pemilu.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa KPU tetap menjalankan tugas dan kegiatan untuk meningkatkan kualitas demokrasi secara prosedural sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Ia menambahkan, KPU terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat demokrasi, di antaranya melalui sosialisasi kepada berbagai segmen masyarakat serta kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilaksanakan bersama Bawaslu.
Selain itu, KPU Parepare juga melakukan evaluasi internal guna meningkatkan kualitas kerja komisioner maupun jajaran sekretariat, sekaligus memperkuat kelembagaan dalam menyongsong pelaksanaan pemilu mendatang.
Secara teknis, tahapan pemilu biasanya dimulai sekitar 20 bulan sebelum hari pemungutan suara. Dengan perhitungan tersebut, tahapan Pemilu diperkirakan akan mulai berjalan pada tahun 2027.
“Tahun 2026 ini menjadi momentum bagi kami untuk fokus meningkatkan kinerja, kualitas pengetahuan, dan profesionalitas kerja dalam rangka menyambut pelaksanaan pemilu, baik pemilihan presiden, anggota DPR, maupun anggota legislatif daerah,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Komisioner KPU Parepare, Kalmasari, menegaskan bahwa KPU tidak dapat bekerja sendiri dalam menyukseskan pemilu. Menurutnya, kolaborasi dengan Bawaslu serta dukungan media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan media yang terus mendukung pemberitaan kegiatan KPU. Ke depan kami berharap kerja sama ini tetap solid dalam menyukseskan tahapan pemilu,” katanya.
Sekretaris KPU Parepare, Rahmat, juga berharap kemitraan dengan media dapat terus terjalin dengan baik karena media memiliki peran penting sebagai sumber informasi bagi masyarakat.
Di sisi lain, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare, Fataharuddin, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi dari penyelenggara pemilu sangat dibutuhkan oleh media agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap komunikasi dan keterbukaan informasi dari KPU terus ditingkatkan. Penyampaian informasi melalui rilis kepada media juga sangat membantu dalam menyebarkan informasi kegiatan kepada masyarakat,” ujarnya. (*)