Bulog Parepare Pastikan Stok Minyakita Aman Hingga Akhir Juni, Warga Tak Perlu Panic Buying

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Wakil Kepala Perum Bulog Cabang Parepare, Fajrin, memastikan ketersediaan stok minyak goreng subsidi Minyakita untuk wilayah Kota Parepare masih aman hingga akhir Juni 2026. Kepastian itu diperoleh setelah Bulog menerima konfirmasi dari produsen di Pasangkayu terkait jatah distribusi yang masih berjalan sampai 30 Juni.

Saat dikonfirmasi di R57 coffee, di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Parepare, Selasa (23/6/2026), Fajrin mengatakan distribusi minyak goreng kemasan bantal masih terjaga dan terus disalurkan ke sejumlah pasar yang bekerja sama dengan Bulog untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

“Alhamdulillah distribusi minyak goreng kemasan bantal sampai minggu terakhir Juni ini masih aman. Kami masih mendapat jatah suplai dari produsen hingga 30 Juni,” ujarnya.

Ia menjelaskan harga Minyakita masih mengikuti ketentuan pemerintah dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Untuk menjaga distribusi tetap tepat sasaran, Bulog Parepare menyalurkan stok melalui pasar-pasar yang masuk pencatatan SP2KP dengan menggandeng sejumlah agen resmi.

Di Pasar Lakessi, distribusi dilakukan melalui RPK Hj Linda, RPK Stand Pelita, RPK Hj Bahar, RPK Lakessi, RPK Herlin, RPK Hj Fatma, dan RPK Royal.

Sementara di Pasar Sumpang, Bulog bekerja sama dengan RPK Mahkota Beras, Toko Al Azhar, Toko Hamzan, dan Toko Hajar.

Sedangkan di Pasar Mattiroalie, distribusi dilakukan melalui Kios Tutur, RPK Amanda, dan RPK Hariz.

Menurut Fajrin, distribusi ke agen-agen tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi sekaligus menjaga agar harga minyak goreng tetap stabil di pasaran.

Meski demikian, Bulog masih menghadapi tantangan terkait ketersediaan stok di tingkat produsen. Untuk kebutuhan bulan Juli, pihaknya masih menunggu kepastian distribusi, terlebih adanya informasi kemungkinan kenaikan harga minyak goreng yang dapat memengaruhi operasional produsen.

“Untuk bulan Juni kebutuhan sudah terpenuhi. Untuk Juli kami masih menunggu perkembangan, apalagi ada informasi kemungkinan kenaikan harga minyak goreng dari pemerintah,” katanya.

Selain menjaga pasokan di pasar-pasar utama, Bulog Parepare juga menyiapkan stok minyak goreng untuk kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama sejumlah instansi pemerintah, seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, serta kegiatan UMKM yang digelar beberapa waktu lalu.

Fajrin menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan minyak goreng di Parepare karena Bulog terus menjaga distribusi, termasuk menyediakan alternatif minyak goreng premium kemasan botol yang didatangkan dari vendor di Jawa Timur.

“Kami mengimbau warga Kota Parepare tidak perlu panik atau membeli dalam jumlah besar. Kami akan terus menjaga pasokan di pasar-pasar yang sudah bekerja sama dengan Bulog demi menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *