Sri Tanty Dorong Penguatan Peran Kader Posyandu Lewat Pemberdayaan Berbasis ILP

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Ketua I TP PKK Parepare, Sri Tanty Mariani Nasrah, menghadiri kegiatan pemberdayaan kader Posyandu wilayah kerja Puskesmas Lapadde yang digelar bersama Tim Penggerak PKK Pokja IV di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP).

Mewakili Ketua TP PKK Parepare dr. Andi Arfiah Tasming, Sri Tanty mengatakan Posyandu memiliki peran penting sebagai salah satu pilar utama pembangunan kesehatan masyarakat karena menjadi layanan kesehatan yang paling dekat dengan keluarga.

“Posyandu memiliki peran strategis dalam upaya promotif dan preventif. Dua pilar ini tidak bisa dipisahkan karena menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus mencegah penyakit di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menuturkan, keberhasilan Posyandu selama ini tidak terlepas dari dedikasi para kader yang dengan penuh semangat, keikhlasan, dan pengabdian terus memberikan pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing. Karena itu, dirinya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader atas kerja keras yang telah diberikan selama ini.

Sri Tanty menjelaskan pemerintah saat ini sedang menjalankan transformasi sistem kesehatan melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP). Dalam sistem tersebut, pelayanan Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada bayi dan perempuan, tetapi mencakup seluruh kelompok sasaran berdasarkan siklus hidup.

“Mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia kini menjadi bagian dari layanan Posyandu melalui pendekatan ILP,” jelasnya.

Menurutnya, perubahan tersebut membuat peran kader Posyandu semakin penting. Kader diharapkan mampu menjadi penggerak masyarakat, memberikan edukasi kesehatan, melakukan pemantauan sasaran, hingga membantu proses pencatatan dan pelaporan di lapangan.

Ia berharap kegiatan pemberdayaan ini menjadi sarana meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kader sehingga dapat menjalankan tugas secara lebih baik dan profesional.

Sri Tanty juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dan kerja sama dalam mewujudkan Posyandu yang aktif, mandiri, dan berkualitas demi terciptanya masyarakat Kota Parepare yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

Sementara itu, sejumlah kader Posyandu mengaku kegiatan ILP sangat membantu meningkatkan kompetensi mereka. Kehadiran fasilitator dan narasumber dinilai memberikan tambahan ilmu yang nantinya dapat diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Para kader berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin minimal sekali dalam setahun agar kemampuan mereka terus berkembang dan dapat memberikan kontribusi lebih maksimal dalam memberikan edukasi kepada balita, orang tua, maupun ibu hamil.

Sri Tanty berpesan kepada seluruh kader agar terus menjalankan pengabdian dengan penuh semangat.

“Jangan putus asa dan jangan menyerah. Jangan melihat dari nominal insentifnya, tetapi lihatlah sebagai amal jariah. Karena apa yang dilakukan kader memiliki manfaat besar bagi kesehatan masyarakat,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *