INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Distributor besar BP grup, Wahyuni Abdullah, mengajak kader PKK di Kota Parepare untuk memanfaatkan peluang bisnis berbasis digital agar lebih produktif dan mampu memperoleh penghasilan tambahan dari rumah.
Ajakan tersebut disampaikan Wahyuni saat membawakan materi bertajuk “Menjadi Wanita Produktif dari Rumah dengan Menggali Potensi Bisnis di Kota Parepare” yang digelar di Aula Kecamatan Ujung, Sabtu (8/8/2026).
Wahyuni mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari seminar dan sharing session yang digelar BP Group untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu, khususnya kader PKK, mengenai peluang usaha yang dapat dijalankan tanpa harus meninggalkan aktivitas di rumah.
“Saat ini banyak peluang bisnis yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan handphone dan media sosial. Dengan pemanfaatan media sosial secara tepat, seseorang bisa mendapatkan penghasilan tambahan,” ujar Wahyuni.
Menurutnya, kader PKK merupakan kelompok yang strategis untuk diberikan edukasi dan pendampingan karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. Selain menjalankan aktivitas dan kontribusi dalam kegiatan PKK, para kader diharapkan dapat memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Wahyuni mengungkapkan, BP Group mendapat dukungan dari Wakil Wali Kota Parepare untuk mendorong program pemberdayaan perempuan. Ke depan, pihaknya berencana melakukan sosialisasi dan edukasi secara bertahap di empat kecamatan yang ada di Kota Parepare.
“Kami akan membantu melakukan sosialisasi di Parepare. Tim kami yang ada di Parepare nantinya akan membantu memberikan edukasi kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia menjelaskan, tahap awal edukasi akan diarahkan pada pengetahuan mengenai kesehatan. Selanjutnya, masyarakat akan diperkenalkan dengan produk-produk BP Group beserta manfaat dan cara penggunaannya.
Wahyuni menyebut potensi pasar di Kota Parepare masih terbuka luas. Karena itu, ia berharap peluang tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat lokal, termasuk kader PKK.
“Kami melihat potensi pasar di Parepare masih sangat terbuka. Daripada pasar tersebut dimanfaatkan oleh orang dari luar Parepare, mengapa tidak dimulai dari ibu-ibu PKK yang memang dekat dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” katanya.
Selain pengembangan bisnis, Wahyuni menegaskan BP Group juga memberikan kegiatan peningkatan kapasitas dan pengetahuan melalui kajian, edukasi keluarga, serta pembinaan komunitas.
Ke depan, pendampingan juga akan dilakukan melalui grup WhatsApp untuk memberikan pembinaan terkait produk, komunitas, maupun pengembangan kapasitas para mitra.
Wahyuni menjelaskan, BP Group menerapkan sistem kemitraan yang disertai pembinaan dan pendampingan. Para mitra akan mendapatkan edukasi mengenai cara menjalankan bisnis hingga mampu memperoleh penghasilan tambahan.
“Prinsip kami adalah setiap mitra dibimbing sampai bisa dan sampai menghasilkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, BP Group telah berjalan hampir 10 tahun dan memiliki sejumlah produk, di antaranya British Propolis, BP Norway, serta pemanis alami sebagai alternatif pengganti gula.
Melalui program tersebut, Wahyuni berharap semakin banyak perempuan di Parepare yang mampu mengembangkan potensi diri, membangun usaha dari rumah, serta berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi keluarga.
“Kami berharap para mitra nantinya dapat mewujudkan berbagai impian mereka, mulai dari memenuhi kebutuhan keluarga hingga mewujudkan keinginan untuk beribadah umrah,” pungkasnya. (*)