INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menekankan pentingnya kompetensi, karakter, dan kemampuan berinovasi bagi lulusan perguruan tinggi agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Tasming Hamid saat menghadiri wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH Habibie) di Gedung Pemuda, Jalan Pemuda, Kota Parepare, Sabtu (17/10/2026).
“Atas nama Pemerintah Kota Parepare, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan. Kelulusan ini merupakan tahap penting dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan saudara-saudara sekalian,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga wisudawan atas doa, dukungan, pengorbanan, serta kepercayaan yang diberikan hingga putra-putri mereka berhasil menyelesaikan pendidikan.
Menurut Tasming, kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata.
“Kejarlah ilmu. Kelulusan adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar, yaitu bagaimana ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dapat diterapkan untuk menjawab persoalan kehidupan, menciptakan peluang, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Tasming menjelaskan, selama menjalani perkuliahan, mahasiswa memperoleh bekal teori, keterampilan, serta kemampuan berpikir kritis dan sistematis. Namun, setelah meninggalkan kampus, para lulusan akan menghadapi tantangan yang lebih kompleks karena ilmu pengetahuan harus diwujudkan melalui karya dan hasil nyata.
Ia berharap ITH Habibie terus berkembang menjadi perguruan tinggi unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus menjadi pusat pendidikan, penelitian terapan, dan inovasi yang selaras dengan potensi serta kebutuhan daerah.
Menurutnya, pengembangan ekonomi digital, kecerdasan buatan, teknologi informasi, dan berbagai bidang keilmuan lainnya perlu terus didorong untuk menciptakan peluang baru serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Tasming juga berpesan agar para lulusan membawa semangat Bacharuddin Jusuf Habibie dalam perjalanan mereka, terutama keberanian untuk berinovasi, kemauan untuk terus belajar, kedisiplinan dalam bekerja, serta tekad menghasilkan karya terbaik bagi bangsa.
Ia menegaskan, terdapat tiga kekuatan penting yang perlu dimiliki generasi muda, yakni kompetensi dan kemampuan berinovasi, karakter dan integritas, serta kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi.
Penguasaan teknologi, kata dia, harus disertai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan etika. Kemajuan ilmu pengetahuan akan memberikan manfaat lebih besar apabila diimbangi karakter yang kuat dan kepedulian terhadap masyarakat.
Selain itu, Tasming menilai pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, ilmuwan, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menghasilkan solusi yang terukur dan berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, ia berharap ITH Habibie dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Parepare, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, penelitian, penerapan teknologi, dan penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.
“Pemerintah tidak hanya membutuhkan perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan, tetapi juga sebagai mitra berpikir, mitra meneliti, dan mitra menemukan solusi bagi persoalan pembangunan,” tegasnya.
Menutup pesannya, Tasming mengajak para wisudawan untuk terus meningkatkan kompetensi, berani mencoba hal baru, tidak takut menghadapi kegagalan, memperluas wawasan, serta menjaga kepedulian terhadap daerah dan masyarakat.
Ia berharap lulusan ITH Habibie mampu menjadi generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki karakter yang kuat, serta mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan Kota Parepare. (*)