INSIDENNEWS.com, PINRANG– Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, melakukan kunjungan maraton ke tiga kecamatan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana pada Senin (11/11/2024).

Bantuan diserahkan langsung kepada korban bencana kebakaran di Kecamatan Tiroang dan Duampanua, serta korban bencana angin kencang di Kecamatan Cempa, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Pinrang terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Dalam kunjungannya, Sekda A. Calo Kerrang menyampaikan bantuan kepada tiga keluarga di Kecamatan Tiroang yang menjadi korban kebakaran, dua keluarga di Kecamatan Duampanua, serta korban bencana angin kencang di Kecamatan Cempa.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan menjadi wujud nyata empati pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami musibah,” ujar Sekda A. Calo Kerrang.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tabah dan kuat menghadapi ujian hidup. Selain itu, ia mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang bisa memicu berbagai jenis bencana,” tegasnya.
Terkait bencana kebakaran, Sekda A. Calo meminta warga lebih berhati-hati terhadap potensi risiko dari sumber-sumber api di lingkungan masing-masing.
Penyaluran bantuan ini sejalan dengan komitmen Pemkab Pinrang dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada warganya yang mengalami kesulitan akibat bencana. Sebelumnya, bantuan kebutuhan dasar juga telah disalurkan melalui Dinas Sosial dan BPBD Pinrang segera setelah bencana terjadi.
Bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu proses pemulihan korban, tetapi juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan diri dan lingkungan demi menghindari risiko bencana di masa mendatang.
Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi para korban serta memperkuat solidaritas antara pemerintah dan masyarakat. (*)