MinyakKita Dituding Oplosan! Aktivis Mahasiswa Desak Pihak Terkait Razia Pasar di Pinrang

INSIDENNEWS.com, PINRANG– Berita mengenai beredarnya minyak goreng kemasan MinyakKita yang dioplos menjadi trending di berbagai platform media sosial dan menuai kritik tajam di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini memicu Aktivis Mahasiswa meminta agar pihak berwenang segera melakukan razia pasar dan toko-toko untuk memastikan bahwa MinyakKita yang beredar aman dan terjamin keasliannya.

Masyarakat merasa resah karena produk tersebut diduga kuat merupakan minyak goreng oplosan yang berasal dari minyak curah dengan kualitas yang tidak terjamin.

Salah satu pihak yang memberikan respons keras adalah Bilgets, seorang Aktivis Mahasiswa asal Kabupaten Pinrang. Menurutnya, persoalan minyak goreng MinyakKita yang dioplos ini harus menjadi perhatian serius dari Dinas Perdagangan Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Bilgets mengimbau agar pihak terkait segera turun tangan dan melakukan razia di pasar-pasar serta toko-toko di wilayah tersebut.

“Saya sangat berharap agar secepatnya di atensi dan membentuk tim untuk turun langsung melakukan pemeriksaan minyak goreng yang bermerek MinyakKita yang dioplos dari minyak curah dengan jumlah yang tidak sesuai,” ujar Bilgets dalam wawancaranya dengan awak media, Minggu (09/03/2025).

Ia juga menambahkan, banyak masyarakat di Kabupaten Pinrang yang kerap menggunakan MinyakKita mengeluhkan kualitasnya yang buruk. Beberapa konsumen mengaku minyak goreng ini berwarna sangat hitam dan hanya bertahan sekali pakai dalam penggorengan. Hal tersebut memperkuat dugaan bahwa produk tersebut telah dicampur dengan minyak curah yang jelas tidak layak konsumsi.

Minyak goreng MinyakKita yang awalnya hadir dengan harga terjangkau, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), justru menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Ironisnya, banyak ibu rumah tangga yang kini lebih memilih membeli minyak goreng bermerek dengan harga yang lebih mahal, karena takut akan dampak buruk dari penggunaan MinyakKita yang dioplos.

“MinyakKita hadir untuk membantu masyarakat dengan harga yang ekonomis, tetapi malah membuat masyarakat resah dan menimbulkan kekhawatiran,” tambah Bilgets.

Untuk itu, ia mendesak agar pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Pinrang segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap distribusi MinyakKita, mengingat produk ini sudah tersebar secara luas di daerah tersebut. Bilgets juga mengingatkan pentingnya pemusnahan terhadap produk MinyakKita yang terbukti palsu dan oplosan agar tidak membahayakan kesehatan konsumen.

“Saya berharap temuan-temuan merek MinyakKita palsu dan oplosan yang didapatkan oleh tim pemeriksaan dari dinas terkait agar diberantas dan dimusnahkan. Mengingat bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan minyak goreng palsu yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius,” tegas Bilgets, yang juga merupakan Mantan Presiden Mahasiswa Institut Cokrominoto Pinrang.

Pihak berwenang diharapkan dapat segera melakukan tindakan tegas untuk memastikan keamanan produk yang beredar di pasaran demi kesejahteraan masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *