INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudi Fernando Sianturi, melaksanakan Bimbingan, Monitoring, Pengawasan, dan Pengendalian (Bintorwasdal) sekaligus kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Parepare. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau pelaksanaan layanan Tata Kelola Pemasyarakatan di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Lapas IIA Parepare, serta memberikan penguatan terkait kewaspadaan menjelang Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1446 H, di seluruh unit pemasyarakatan, termasuk Lapas, LPKA, LPP, dan Rutan.
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pelaksanaan layanan pemasyarakatan yang diberikan kepada warga binaan maupun masyarakat.
Hal ini disampaikan saat Rudi Fernando Sianturi menyambangi pelaksanaan pembinaan kerohanian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Kristen, kegiatan pesantren kilat selama bulan Ramadhan 1446 H di Masjid At-Taubah, serta meninjau beberapa fasilitas penting di Lapas IIA Parepare, seperti Klinik Pratama, dapur sehat, bengkel kerja, Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) ketahanan pangan, peternakan bebek, dan unit-unit layanan lainnya.
“Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan SOP, sehingga pemberian layanan pemasyarakatan kepada warga binaan dan masyarakat dapat berjalan lancar tanpa kendala. Tetap laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas,” ujar Kakanwil.
Selanjutnya, Kakanwil juga mengunjungi blok kamar hunian dan menyapa langsung warga binaan Lapas Kelas IIA Parepare. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan motivasi kepada seluruh WBP untuk mematuhi aturan yang berlaku di Lapas serta mengikuti program-program pembinaan dengan penuh semangat.
Kakanwil juga mengecek fasilitas dapur sehat yang menyediakan makan dan minum bagi warga binaan untuk memastikan bahwa makanan tersebut memenuhi standar Angka Kebutuhan Gizi (AKG).
Kakanwil juga mengapresiasi kegiatan ketahanan pangan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas IIA Parepare, sebagai salah satu langkah pemberdayaan warga binaan yang mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Program ini merupakan bagian dari Visi dan Misi Presiden RI serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, serta 21 Arahan dan Perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Usai kunjungan kerja, Kakanwil memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Lapas IIA Parepare mengenai tugas pokok dan fungsi penyelenggaraan Tata Kelola Pemasyarakatan. Kakanwil meminta agar jajaran Lapas tetap menjaga integritas, profesionalisme, dan citra baik institusi pemasyarakatan, serta terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.
Sebagai bagian dari kunjungannya, Kakanwil juga menyerahkan buku tabungan BRI kepada lima orang WBP yang mendapatkan upah atau premi sebagai bekal setelah bebas nanti. Selain itu, beliau juga memberikan bingkisan bantuan sosial kepada lima orang WBP untuk diserahkan kepada keluarga mereka sebagai bantuan ekonomi menjelang bulan suci Ramadhan.
Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kakanwil dan berharap arahan serta bimbingannya dapat memberikan semangat baru dan arah yang jelas bagi Lapas IIA Parepare untuk terus memberikan pelayanan dan pembinaan yang semakin profesional, serta berdaya guna dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi WBP.(*)