Wali Kota Parepare Pimpin Upacara HUT PGRI ke-80, Tegaskan Disiplin dan Keteladanan Guru

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Pemerintah Kota Parepare bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Parepare menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional tingkat kota di Lapangan Binalipu, Senin (1/12/2025). Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memimpin langsung jalannya upacara sebagai pembina.

Dalam amanatnya, Tasming Hamid menegaskan pentingnya kedisiplinan dan keteladanan seorang guru sebagai pendidik dan pembimbing generasi bangsa. Ia menyoroti ketidakhadiran sejumlah guru pada momentum peringatan hari besar profesi tersebut, yang menurutnya menunjukkan kurangnya komitmen terhadap tugas.

“Karena ini hari kebesarannya guru, kalau tidak datang hari ini, dipastikan hari-hari yang lain juga malas datang. Yang tidak hadir hari ini menjadi catatan untuk tidak dimasukkan dalam tes kompetensi calon kepala sekolah,” tegasnya.

Menurut Tasming, seorang kepala sekolah merupakan figur pemimpin yang harus menunjukkan keteladanan.

“Kecerdasan itu penting, tetapi keteladanan jauh lebih penting,” jelas Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa guru merupakan lentera ilmu, teladan, pengarah, sekaligus penanam nilai-nilai kebaikan bagi peserta didik.

“Bagaimana caranya membimbing kalau dirinya sendiri tidak tertib, tidak mau diatur, tidak patuh,” ujarnya.

Tasming juga menekankan vitalnya peran guru dalam membentuk masa depan bangsa. Tanpa guru, katanya, tidak akan lahir dokter, insinyur, maupun pemimpin.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap PGRI yang selama delapan dekade konsisten menjadi wadah perjuangan, aspirasi, dan pembinaan profesi guru.

“Delapan puluh tahun adalah perjalanan panjang penuh pengabdian. Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru di Kota Parepare atas pengabdian, kesabaran, dan ketulusan dalam mencerdaskan generasi bangsa,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Parepare untuk memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program strategis. Di antaranya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan kerja sama profesional, peningkatan kesejahteraan guru ASN dan non-ASN, serta penguatan pendidikan karakter.

Tasming turut mendorong guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola belajar.

“Guru tidak tergantikan oleh mesin. Guru adalah figur pembentuk karakter dan penanam nilai. Saya mengajak seluruh guru untuk terus belajar dan memperkuat literasi digital,” katanya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan rencana pemerintah menggelar uji kompetensi sebagai dasar pengisian jabatan guru dan kepala sekolah. Calon pemimpin sekolah, menurutnya, harus memiliki kecakapan, disiplin, karakter kuat, dan akhlak yang baik.

Tasming juga menyinggung inovasi kegiatan keagamaan seperti pesantren kilat yang kini dipusatkan di masjid demi efisiensi anggaran dan penguatan nilai spiritual. Guru laki-laki bahkan diarahkan untuk mengikuti itikaf bersama siswa sebagai bentuk keteladanan langsung.

Di akhir amanat, Tasming berharap momentum Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 menjadi penguat tekad seluruh insan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di Kota Parepare. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *