Sekda Parepare: Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan, Gardan Sensus Ekonomi 2026

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare mengadakan kegiatan Sosialisasi Diseminasi Statistik sekaligus meresmikan Gardan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Aula BPS, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (2/11/2025). Agenda ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi Sensus Ekonomi 2026.

Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar sosialisasi formal, tetapi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat kualitas data, serta memastikan arah pembangunan kota benar-benar berbasis pada fakta dan kondisi nyata di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa diseminasi statistik yang dilakukan BPS Parepare memberikan gambaran menyeluruh tentang denyut nadi ekonomi daerah, mulai dari sektor yang tumbuh dan melemah, perkembangan UMKM dan perdagangan, hingga bagaimana masyarakat merasakan dampak dari kebijakan pemerintah daerah.

Amarun menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPS yang dinilai memiliki komitmen kuat menjaga integritas data atas nama Pemerintah Kota Parepare.

Menurutnya, angka-angka statistik yang dipublikasikan BPS bukan sekadar laporan teknis, tetapi cermin pencapaian pemerintah dan masyarakat Parepare.

Peresmian Gardan Sensus Ekonomi 2026 juga disebutnya sebagai simbol kesiapan kota memasuki proses sensus berskala besar yang akan memotret kekuatan serta tantangan ekonomi daerah secara komprehensif.

Sensus Ekonomi 2026, lanjutnya, akan menghasilkan data penting untuk memandu pemerintah dalam pengambilan keputusan strategis, mulai dari penguatan UMKM, perbaikan ekosistem usaha, peningkatan daya saing, hingga pengendalian inflasi dan stabilitas harga.

Amarun mengajak seluruh OPD, pelaku usaha, masyarakat, dan para informan statistik untuk memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran proses sensus.

“Mari kita pastikan bahwa data yang terkumpul nantinya lengkap, akurat, dan benar-benar mencerminkan kondisi nyata Kota Parepare. Jika datanya salah, kebijakan pun akan salah,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Parepare memandang data dari BPS sebagai alat ukur utama keberhasilan pembangunan, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, hubungan antara pemerintah kota dan BPS harus semakin kuat, terbuka, dan komunikatif, terutama dalam menyediakan data cepat dan presisi untuk mendukung pengendalian inflasi.

Amarun menutup sambutannya dengan harapan agar sinergi antara BPS dan pemerintah kota terus meningkat.

“Dengan sinergi yang kuat, kita harapkan kolaborasi yang lebih intens. Jika BPS memiliki kegiatan atau program yang selaras dengan pemerintah kota, mari kita sinergikan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *