INSIDENNEWS.com, PINRANG– Manajemen Rumah Sakit Madising Bungi, Kabupaten Pinrang, kembali melakukan pengadaan alat kesehatan (Alkes) pada 2025 dengan total anggaran mencapai Rp10 miliar. Namun hingga kini, jenis dan peruntukan Alkes yang diadakan tersebut belum dirinci ke publik, sehingga masyarakat tidak mengetahui layanan kesehatan baru yang tersedia di rumah sakit tersebut.
Kondisi ini menuai sorotan warga, khususnya masyarakat wilayah Pinrang bagian utara, yang mendesak pihak rumah sakit agar membuka informasi pengadaan Alkes secara transparan.
Warga berharap pengadaan tersebut benar-benar berdampak pada peningkatan layanan kesehatan tanpa harus dirujuk ke rumah sakit lain yang jaraknya lebih jauh.
“Kami minta ada transparansi pengadaan Alkes ini sehingga kami di wilayah Pinrang utara bisa mendapatkan layanan tanpa jauh-jauh lagi,” ujar Amiruddin, warga Data, Selasa (27/1/2026).
Ia menambahkan, setiap tahun memang ada pengadaan Alkes, namun masyarakat tidak pernah mengetahui jenis peralatan yang dibeli maupun manfaat layanan yang bisa dinikmati.
“Harusnya kalau ada sarana penunjang baru dipublikasikan supaya masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur RS Madising Bungi yang beberapa kali dikonfirmasi terkait pengadaan Alkes tersebut hingga kini enggan memberikan tanggapan. (*)