Tasming–Hermanto Genjot 18 Program Prioritas, Kemiskinan Turun dan IPM Parepare Tembus 81,50

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Pemerintah Kota Parepare di bawah kepemimpinan Wali Kota Tasming Hamid dan Wakil Wali Kota Hermanto P. memaparkan capaian satu tahun pemerintahan dengan berbagai indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif, dalam refleksi yang digelar di halaman rumah jabatan wali kota, Kamis sore (26/02/2026).

Dalam pemaparan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya menjalankan 18 program prioritas secara efisien dalam belanja, namun tetap optimal dalam pelayanan publik. Sejumlah capaian strategis ditunjukkan, mulai dari penurunan angka kemiskinan hingga peningkatan kualitas pembangunan manusia.

Data 2025 mencatat tingkat kemiskinan Kota Parepare berada di angka 4,44 persen atau sekitar 6,73 ribu jiwa, menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, Parepare menjadi daerah dengan persentase penduduk miskin ekstrem terendah di Sulawesi Selatan, yakni 0,48 persen atau sekitar 741 jiwa.

Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Parepare mencapai 81,50 dan menempatkan kota ini pada peringkat ketiga di Sulawesi Selatan dengan kategori sangat tinggi. Tingkat pengangguran terbuka juga turun menjadi 4,98 persen pada 2025.

Selama setahun, Pemkot Parepare merealisasikan 18 program unggulan lintas sektor. Di bidang pendidikan, sebanyak 5.159 siswa menerima seragam sekolah gratis, serta ribuan siswa dan mahasiswa memperoleh beasiswa. Pada sektor ekonomi, program Parepare KEREN berhasil melahirkan 250 wirausaha baru.

Program perlindungan sosial juga diperkuat melalui layanan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan gratis, bantuan beras sejahtera bagi ribuan keluarga, program rumah layak huni, hingga bantuan perlengkapan pemakaman gratis.

“Terkait BPJS kami berkomitmen rumah sakit, puskesmas, dinas kesehatan dan komitmen semua masyarakat tidak ada yang tidak terlayani. Dan tidak ada alasan tidak mendapatkan pelayanan dan diwajibkan untuk tempat pengaduannya,” tegas Tasming Hamid.

Dalam tata kelola pemerintahan, Parepare meraih nilai 81,5 pada evaluasi monitoring dan pencegahan korupsi, menempatkannya sebagai peringkat kedua terbaik di Sulawesi Selatan.

Selain itu, pembangunan infrastruktur dan digitalisasi pelayanan publik juga menjadi fokus, di antaranya program Parepare bebas banjir, penyediaan internet gratis di fasilitas umum, pengembangan command center, serta perencanaan kawasan sport center.

Pemerintah Kota Parepare menegaskan seluruh capaian tersebut merupakan fondasi menuju visi besar daerah “Terbaik, Sejahtera dan Maju” dalam lima tahun kepemimpinan.

“Program prioritas kami rancang dalam lima tahun, menata sistem dan memastikan arah kebijakan tepat sasaran,” ujar Wali Kota dalam sambutan refleksi satu tahun pemerintahan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *