Hari Pertama Masuk, TK Ya Bunayyah Parepare Kenalkan Murid Baru Lewat MPLS

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– TK Ya Bunayyah mengawali tahun ajaran baru 2026/2027 dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi murid baru, Senin (13/7/2026) di Jalan Sakina, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Pada hari pertama masuk sekolah, para siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, teman sekelas, serta berbagai aturan yang akan diterapkan selama mengikuti pendidikan di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah TK Ya Bunayyah Parepare, Faridha, mengatakan MPLS dilaksanakan selama dua pekan sebagai tahap adaptasi sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung secara penuh. Menurutnya, pada masa ini anak-anak belum difokuskan pada pembelajaran di kelas, melainkan diarahkan untuk mengenal lingkungan sekolah agar merasa nyaman dan siap mengikuti proses pendidikan.

“Selama dua pekan ini anak-anak berada dalam masa pengenalan. Mereka dikenalkan dengan teman-temannya, guru, lingkungan sekolah, serta aturan-aturan yang berlaku. Ini tetap menjadi bagian dari proses belajar mengajar karena mereka belajar mengenal lingkungan barunya,” ujar Faridha.

Ia menyampaikan, sekolah menyambut seluruh peserta didik baru untuk bergabung di lingkungan pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai Islam. TK Ya Bunayyah memiliki visi membentuk generasi Qur’ani, yakni generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Faridha, penanaman karakter Islami dilakukan sejak dini melalui pembiasaan beribadah, berdoa, menghafal surah-surah pendek, serta membangun akhlak yang baik kepada orang tua, guru, teman, lingkungan, hewan, dan tumbuhan.

“Kami memiliki program unggulan Tahfiz Al-Qur’an Juz 30. Anak-anak akan dibimbing secara bertahap menghafal Al-Qur’an sekaligus membiasakan akhlak Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Selain memperkenalkan visi sekolah, pihak sekolah juga menyosialisasikan sejumlah aturan selama MPLS. Murid diwajibkan hadir paling lambat pukul 07.30 Wita dan kegiatan berakhir pukul 10.00 Wita. Orang tua juga diminta membekali anak dengan makanan sehat serta tidak membawa uang jajan ke sekolah.

“Kalaupun membawa uang, uang tersebut akan ditabung melalui wali kelas. Kami ingin membiasakan anak-anak tidak jajan di sekolah selama mengikuti kegiatan,” jelasnya.

Faridha menegaskan keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari orang tua. Karena itu, komunikasi akan terus dibangun melalui grup WhatsApp maupun komunikasi langsung agar perkembangan peserta didik dapat dipantau bersama.

“Kami sangat membutuhkan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua. Dengan kolaborasi yang positif, insyaallah visi sekolah untuk melahirkan generasi Qur’ani dapat terwujud,” tutup Faridha. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *