Wali Kota Parepare: Cath Lab RSUD Andi Makkasau Permudah Penanganan Pasien Jantung

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyebut kehadiran layanan kateterisasi jantung (Cath Lab) di RSUD Andi Makkasau akan mempermudah penanganan pasien penyakit jantung, khususnya bagi masyarakat Kota Parepare, wilayah Ajatappareng, hingga daerah sekitarnya. Layanan tersebut kini telah beroperasi dan dijamin oleh BPJS Kesehatan untuk penanganan kasus-kasus darurat (emergency), Senin (13/7/2026).

Menurut Tasming, keberadaan Cath Lab menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Parepare. Pasalnya, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat.

“Hari ini kita lihat alatnya sudah mendukung dan sangat canggih. Bahkan bisa dilihat secara detail jaringan yang dimasukkan ke dalam tubuh. Dengan hadirnya Cath Lab ini, tentu sangat membantu masyarakat, khususnya Kota Parepare dan daerah luar,” ujar Tasming.

Ia juga mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan yang telah menjamin layanan tersebut. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi terbebani biaya tindakan medis yang nilainya dapat mencapai puluhan juta rupiah jika dilakukan secara mandiri.

Tasming mengungkapkan, meski baru mulai beroperasi, layanan Cath Lab RSUD Andi Makkasau sudah menerima pasien rujukan dari luar daerah, bahkan dari luar Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kemarin sore sudah ada laporan masuk, ada pasien dari Mamuju yang datang ke sini. Kami berterima kasih kepada BPJS dan kerja keras Ibu Direktur RSUD beserta jajarannya,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, dr. Muliana, menjelaskan bahwa layanan Cath Lab yang dijamin BPJS saat ini masih diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi darurat sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Menurutnya, penanganan penyakit jantung membutuhkan kecepatan karena setiap menit sangat menentukan keselamatan otot jantung pasien.

“Masyarakat perlu ketahui, BPJS kali ini memberikan izin untuk kasus-kasus emergency saja dengan kriteria khusus. Dalam penanganan jantung, kita berpacu dengan waktu, bukan lagi hitung jam, tetapi menit bahkan detik,” jelasnya.

Ia menambahkan, RSUD Andi Makkasau menjadi rumah sakit pertama di wilayah Ajatappareng yang telah mengoperasikan layanan Cath Lab bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Ke depan, pihak rumah sakit juga mengusulkan pembangunan Pusat Pelayanan Jantung Terpadu guna mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien.

Dokter Spesialis Jantung RSUD Andi Makkasau, dr. Asny Mustafa, mengatakan layanan Cath Lab diperuntukkan bagi pasien serangan jantung akibat sumbatan mendadak pada pembuluh darah. Melalui tindakan tersebut, dokter dapat melakukan diagnosis sekaligus penanganan tanpa harus menjalani operasi bedah terbuka.

Ia menyebut selama ini banyak pasien jantung dari Parepare, Sidrap, Pinrang, dan daerah sekitar yang harus dirujuk ke Makassar karena keterbatasan fasilitas. Dengan beroperasinya Cath Lab di RSUD Andi Makkasau, pasien kini dapat memperoleh penanganan lebih cepat di Parepare sehingga peluang keselamatan menjadi lebih besar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *