INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Mengawali penyatuan kelembagaan, Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan Kota Parepare menggelar apel gabungan perdana pascapenggabungan Satpol PP dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, di Halaman Sekretariat Damkar, Senin (2/11/2026).
Apel gabungan tersebut dipimpin langsung Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan Kota Parepare, Dede Harirustaman. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi, koordinasi, sekaligus konsolidasi seluruh personel dalam memperkuat kebersamaan dan meningkatkan pelaksanaan tugas kedinasan.
Dalam arahannya, Dede menekankan enam hal utama yang harus menjadi perhatian seluruh personel, yakni peningkatan disiplin dan profesionalisme, kualitas pelayanan publik, sinergitas dan solidaritas, menjaga nama baik institusi, kesiapsiagaan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Ia meminta seluruh personel, baik dari unsur Satpol PP maupun Damkar, agar mampu membangun kekompakan dan menghilangkan ego sektoral setelah kedua instansi tersebut digabungkan dalam satu organisasi.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga sangat bergantung pada kerja sama, komunikasi, dan solidaritas seluruh personel.
“Dua warna yang berbeda disatukan. Saya minta semuanya kompak. Suatu pekerjaan akan berhasil apabila kita melaksanakan kerja sama dan kekompakan,” tegas Dede.
Lebih lanjut, Dede mengingatkan personel Satpol PP agar meningkatkan pengawasan terhadap ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Sementara itu, personel Damkar dan Penyelamatan diminta senantiasa menjaga kesiapsiagaan selama 24 jam, termasuk memastikan kelengkapan peralatan serta kesiapan armada operasional.
Ia menegaskan, seluruh personel harus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan sikap tegas, cepat, disiplin, dan humanis. Dalam setiap pelaksanaan tugas, aspek keselamatan juga harus menjadi prioritas utama.
Dede juga berharap satuan gabungan tersebut dapat mengambil peran strategis dalam mendukung realisasi 18 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare. Terutama dalam mewujudkan Parepare bebas banjir serta mendukung visi menjadikan Parepare sebagai kota event.
Selain persoalan tugas dan pelayanan, ia turut meminta seluruh aparatur bersabar dalam menjalani proses penyesuaian administrasi dan kelembagaan pascapenggabungan. Seluruh personel juga diingatkan untuk menjaga kedisiplinan serta bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyampaikan komentar yang berpotensi merugikan atau mencoreng nama baik institusi.
Menurut Dede, penggabungan dua instansi tersebut harus dimaknai sebagai peluang membangun kekuatan baru, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan efektivitas kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Yang paling utama, mari kita bekerja secara profesional dan cepat. Khusus Damkar, dibutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam melaksanakan tugas ketika terjadi keadaan darurat,” tutupnya.
Melalui apel gabungan perdana ini, diharapkan seluruh personel Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan Kota Parepare semakin solid, memiliki semangat pengabdian yang sama, serta mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat.(*)