Pemkot dan DPRD Parepare Bahas Pengelolaan Masjid Raya Berstatus Cagar Budaya

INSIDENNEWS.com, PAREPARE– Pemerintah Kota Parepare bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare menggelar pertemuan dengan pengurus Masjid Raya Parepare untuk membahas perkembangan serta pengelolaan Masjid Raya yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya, Jumat (9/1/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Masjid Raya Parepare tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kota Parepare, Dede Harirusrwman, Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, serta para pengurus masjid. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap Masjid Raya yang memiliki nilai sejarah dan religius tinggi bagi masyarakat Parepare.

Asisten I Pemkot Parepare, Dede Harirusrwman, mengatakan kehadiran pemerintah kota bertujuan untuk mendengarkan secara langsung masukan dari pengurus masjid terkait pengelolaan dan pengembangan Masjid Raya ke depan, agar tetap sejalan dengan ketentuan pelestarian cagar budaya.

“Kami mewakili Pemerintah Kota Parepare datang untuk meminta saran dan masukan dari para pengurus masjid, agar pengelolaan Masjid Raya ke depan berjalan dengan baik dan sesuai dengan statusnya sebagai cagar budaya,” ujar Dede.

Ia menegaskan bahwa Masjid Raya Parepare telah direkomendasikan sebagai cagar budaya sejak tahun 2016. Penetapan tersebut dilakukan oleh balai pelestarian terkait, mengingat usia masjid yang telah melampaui 50 tahun serta nilai sejarah yang melekat kuat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, menekankan pentingnya kebersamaan dan komunikasi antara pemerintah, DPRD, dan pengurus masjid dalam menjaga Masjid Raya sebagai aset umat dan daerah.

“Masjid Raya ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga warisan sejarah dan identitas Kota Parepare. Pengelolaannya harus dilakukan secara bersama-sama, dengan mengedepankan musyawarah dan saling menghargai,” kata Kaharuddin.

Ia juga berharap tidak terjadi perbedaan pandangan yang berujung pada gesekan di tengah masyarakat maupun internal pengurus masjid. Menurutnya, setiap perbedaan dapat diselesaikan melalui dialog yang baik.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Parepare dan DPRD berharap terjalin sinergi yang kuat dengan pengurus masjid, sehingga Masjid Raya Parepare tetap terawat, berfungsi optimal sebagai pusat ibadah, serta lestari sebagai warisan budaya daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *